Apple tidak berminat dengan tren Virtual Reality
Tim Cook lebih tertarik dengan teknologi Augmented Reality daripada Virtual Reality.
Tim Cook, CEO Apple Inc, menyatakan tidak tertarik dengan tren Virtual Reality (VR). Padahal, Google, Facebook, dan Samsung sangat getol mengembangkan hardware juga software VR.
Seperti dikutip dari BBC (11/10), Tim Cook lebih menyukai teknologi Augmented Reality (AR) daripada VR. Alasannya, VR akan mengisolasi pengguna dari kehidupan nyata. Sementara AR mampu mencampurkan grafis dengan dunia nyata secara bersamaan.
Pernyataan Tim Cook ini disampaikannya secara terbuka di sebuah acara yang digelar University of Oxford. Saat itu, salah satu mahasiswa bertanya, apa teknologi yang akan membuat transformasi besar di masa depan.
- John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple Mulai September 2026
- App Store Bangkit di Era AI, Lonjakan Aplikasi Tembus 100% di 2026
- Mac Mini Kini Bisa Jadi Mesin AI, Apple Resmi Izinkan eGPU untuk Akselerasi Kecerdasan Buatan
- Simak! Ini Hasil Pengujian Perfoma MacBook Air M5 Dibandingkan Pendahulunya
"Saya sangat tertarik dengan AR karena saya bisa lihat ini digunakan di mana pun," kata Cook.
Tim Cook melanjutkan keterangannya. "Saya bisa lihat manfaat teknologi ini di bidang pendidikan, consumers, hiburan, olahraga. Saya bisa melihat ini di setiap bisnis yang saya ketahui,"
Tim Cook sangat menyukai fakta bahwa teknologi ini tidak mengisolasi penggunanya. "Saya tidak ingin produk-produk kami digunakan berlebihan. Saya suka produk kami memperkuat koneksi antar-manusia. AR bisa membantu hal tersebut."
Apple sendiri membangun iOS 11 untuk mempermudah fitur AR di dalam iPhone. Fitur baru berupa aplikasi ARKit telah terinjeksi di dalam iPhone 8 Plus dan iPhone X terbaru.









