×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Simak! Ini Hasil Pengujian Perfoma MacBook Air M5 Dibandingkan Pendahulunya

Oleh: Tek ID - Jumat, 10 April 2026 10:50

Perbandingan M5 vs M4 MacBook Air: performa lebih kencang, baterai lebih awet, dan AI lebih canggih. Apakah upgrade layak?

Simak! Ini Hasil Pengujian Perfoma MacBook Air M5 MacBook Air M5. dok. Apple

Persaingan di segmen laptop tipis kembali memanas setelah Apple menghadirkan MacBook Air generasi terbaru berbasis chip M5. 

Dibandingkan pendahulunya, M4, peningkatan yang dibawa bukan sekadar pembaruan biasa, melainkan penguatan performa, efisiensi, hingga kemampuan kecerdasan buatan (AI).

Dalam pengujian performa yang dilakukan Gadgethacks, chip M5 menunjukkan peningkatan sekitar 10–15 persen untuk tugas berbasis CPU dibanding M4. 

Peningkatan ini terasa pada kecepatan membuka aplikasi, multitasking, hingga menjalankan software berat seperti editing video dan pengembangan perangkat lunak.

Tak hanya itu, peningkatan juga terjadi pada sektor grafis. Arsitektur GPU terbaru di M5 membuatnya lebih mumpuni untuk kebutuhan kreatif, termasuk pengolahan visual dan pekerjaan berbasis grafis lainnya. 

Bagi kreator konten, selisih performa ini bisa berarti efisiensi waktu kerja yang signifikan.

Salah satu lompatan terbesar justru ada pada kemampuan AI. Neural Engine di M5 diklaim lebih canggih, memungkinkan proses seperti transkripsi real-time, pengolahan foto dan video, hingga respons asisten digital menjadi lebih cepat dan akurat.

Di sisi daya tahan, kedua model sebenarnya sudah unggul di kelasnya. Namun, M5 kembali unggul dengan efisiensi yang lebih baik. 

Jika M4 mampu bertahan sekitar 15–18 jam penggunaan normal, M5 dapat mencapai hingga 20 jam dalam kondisi serupa.

Performa termal juga mengalami peningkatan. Dengan desain tanpa kipas, M5 mampu menjaga suhu tetap stabil lebih lama saat digunakan untuk beban berat, sehingga performa tidak cepat menurun seperti yang kadang terjadi pada M4 dalam penggunaan intensif.

Menariknya, dari sisi desain, keduanya nyaris identik. Mulai dari bodi aluminium, layar Liquid Retina, hingga konfigurasi port tidak mengalami perubahan. Artinya, perbedaan utama benar-benar terletak pada performa internal.

Dari sisi harga, M5 hadir sebagai model terbaru dengan harga awal setara generasi sebelumnya saat rilis, sementara M4 kini menjadi opsi lebih terjangkau. Hal ini membuat pilihan antara keduanya semakin bergantung pada kebutuhan pengguna.

Bagi pengguna dengan kebutuhan ringan seperti browsing, pekerjaan kantor, atau aktivitas harian, M4 masih sangat relevan dan efisien secara biaya. Namun bagi profesional, mulai dari kreator konten hingga developer, M5 menawarkan performa dan daya tahan yang lebih siap untuk jangka panjang.

Pada akhirnya, keputusan upgrade bukan hanya soal spesifikasi, tetapi soal kebutuhan. Jika mencari efisiensi dan value, M4 tetap solid. 

Namun jika menginginkan performa maksimal dan perangkat yang lebih “future-proof”, M5 menjadi pilihan yang sulit diabaikan.

×
back to top