Kecanduan PUBG, pria Malaysia diduga telantarkan keluarga
Bila tidak disikapi dengan bijaksana, sebuah gim bakal mendatangkan problem bagi banyak orang, apalagi kalau sudah masuk kategori kecanduan.
Source: Google
Kecanduan gim kembali menuai kontroversi. Sebelumnya seorang remaja India melakukan aksi bunuh diri karena orang tuanya menolak membelikan ponsel premium agar ia dapat bermain PUBG. Kini seorang pria asal Malaysia dituduh menelantarkan keluarganya karena gim yang sama.
Seorang netizen Malaysia, Akhtar Syamir, membagikan kisah tersebut melalui akun Facebooknya. Di sana diceritakan bahwa seorang pria Malaysia anonim dikatakan selalu bermain PUBG Mobile selama berjam-jam. Parahnya aktivitas ini ternyata ia lakukan hingga larut. Hal ini akhirnya membuat istrinya kesal.
Untuk diketahui, istri pria tersebut sedang mengandung empat bulan dan memiliki seorang anak berumur tiga tahun. Istrinya merasa ia mengabaikan tugas sebagai kepala keluarga karena kerap bermain PUBG Mobile semalaman suntuk. Dilansir dari Ibtimes (12/2), istrinya sudah meminta ia berhenti, namun ia tidak bergeming.
Kendati laporan ini belum dapat dikonfirmasi kebenarannya, namun isu kecanduan gim semakin merebak beberapa waktu lalu. Apalagi setelah WHO menyatakan bahwa kecanduan gim masuk dalam kategori gangguan mental.
- Point Blank Hadirkan Tampilan Baru Hasil Pertandingan, Analisis Performa Pemain Lebih Detail
- Roblox Terapkan Pembatasan Usia Ketat Mulai Mei, Akses Game dan Chat Disesuaikan dengan Umur
- Ancaman Siber Terkait Game Naik 86 Persen di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target Utama
- FFWS SEA 2026 Spring Dimulai 24 April, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tiket ke Esports World Cup
Seperti kasus yang terjadi di India, dimana seorang remaja bunuh diri, pemerintah Gujarat langsung melakukan aksi pemblokiran pada gim bergenre battle royale. Tak cuma PUBG, beberapa gim dengan genre sama pun kena imbasnya. Kabarnya beberapa wilayah lain di India juga akan melakukan hal yang sama.
Terlepas dari bagaimana sebuah gim diperlakukan oleh pemainnya, alangkah baiknya jika menggunakan waktu bermain gim dengan bijaksana dan tidak mengganggu hubungan sosial dengan orang lain. Pasalnya, dunia eSports sedang meniti jalan untuk diakui sebagai sebuah cabang olahraga. Kejadian macam ini bisa mempengaruhi usaha eSports agar diakui sebagai sebuah cabang olahraga baru.








