Dari GenAI Menuju Agentic AI, Era Baru Komunikasi Brand Dimulai
Infobip mendorong adopsi Agentic AI di Indonesia, membawa hyper-personalization dalam komunikasi brand-konsumen.
Platform komunikasi cloud berbasis kecerdasan buatan (AI), Infobip, merayakan 20 tahun inovasi dengan menyoroti perubahan besar dalam cara perusahaan berinteraksi dengan konsumen.
Perusahaan teknologi global yang bermula dari satu pesan SMS di Kroasia ini kini memproses lebih dari 700 miliar pesan setiap tahun, mendukung komunikasi antara bisnis dan pelanggan di berbagai negara.
Seiring perkembangan teknologi, Infobip melihat transformasi baru dalam dunia komunikasi digital. Model komunikasi yang selama ini didominasi pesan application-to-person (A2P) diprediksi akan beralih menuju interaksi berbasis agent-to-person, hingga akhirnya berkembang menjadi komunikasi agent-to-agent yang sepenuhnya otonom pada 2030.
CEO Infobip Silvio Kutić mengatakan evolusi tersebut akan mengubah cara brand membangun hubungan dengan pelanggan.
“Cara kita berkomunikasi dengan brand terus berevolusi. Di era baru Agentic AI ini, brand harus memanfaatkan peluang untuk mengadopsi pendekatan komunikasi yang lebih holistik. Mereka perlu mengoptimalkan hyper-personalization melalui Agentic AI serta saluran komunikasi yang lebih interaktif seperti RCS dan WhatsApp,” ujarnya.