Studi tunjukkan dominasi aplikasi bawaan Apple dan Google cukup tinggi
Aplikasi-aplikasi bawaan pada smartphone yang menjalankan iOS ataupun Android diduga akan menyulitkan aplikasi lain untuk bersaing.
Aplikasi bawaan Apple dan Google ditemukan telah mendominasi pasar persaingan aplikasi di masing-masing perangkat (iOS dan Android). Penemuan itu datang dari studi yang dilakukan Comscore, dimana lembaga tersebut melakukan pemeringkatan popularitas aplikasi bawaan atau aplikasi pra install di iOS dan Android. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar aplikasi yang digunakan pengguna di Amerika Serikat (AS) pada smartphone mereka, merupakan aplikasi bawaan yang telah diinstal sebelumnya oleh Apple atau Google.
Layanan yang disajikan dari aplikasi bawaan tersebut mendominasi penggunaan dalam hal kategori dasar seperti cuaca, foto, dan jam. Menurut laporan tersebut, menunjukkan jika keberadaan layanan dengan kategori dasar di aplikasi bawaan akan menyulitkan aplikasi lain untuk bersaing.
Dilansir dari The Verge (8/7), Apple dan Google semakin diawasi terkait bagaimana mereka menyodorkan layanan dari aplikasi mereka sendiri, daripada pesaing seperti Spotify. Sementara studi Comscore baru keluar, anggota parlemen AS saat ini sedang meninjau serangkaian undang-undang baru yang dirancang untuk meredam kekuatan Big Tech. Undang-undang itu berpotensi menghalangi Apple dan Google yang dianggap hanya mengunggulkan layanan dari aplikasi mereka.
Undang-undang itu hadir sebagai bentuk penolakan dari cara Apple dan Google menggabungkan layanan dari aplikasi mereka dengan sistem operasi yang dianggap tidak adil untuk persaingan pasar. Sementara itu, kritik atas penggabungan seperti itu dilayangkan lebih keras terhadap Apple. Ini dikarenakan Apple memiliki mekanisme yang lebih ketat untuk mengontrol aplikasi yang sudah diinstal sebelumnya di iOS, yang membuat pengembang lain tidak bisa menghindari mekanisme tersebut.
Pada saat kritik atas cara kerja penggabungan tersebut terus berdatangan, di sisi lain terdapat kesulitan untuk mengetahui seberapa dominan popularitas aplikasi bawaan terhadap aplikasi yang dibuat oleh pengembang pihak ketiga. Kesulitan ini karena Apple dan Google tidak menyertakan informasi terkait jumlah pengguna dari aplikasi bawaan. Sejauh ini riset popularitas aplikasi hanya dilakukan untuk melacak jumlah unduhan di toko aplikasi iOS dan Android. Tapi studi yang dilakukan Comscore ini adalah upaya yang dapat memetakan bagaimana aplikasi bawaan bersaing dengan pengembang lain.