×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Cegah Kejahatan Keuangan, WIDTH dan Nawadata Perkuat Sistem Perbankan dengan AI

Oleh: Tek ID - Kamis, 05 November 2026 19:10

WIDTH dan Nawadata bermitra untuk memperkuat deteksi penipuan, manajemen risiko, dan kepatuhan perbankan Indonesia melalui teknologi AI.

WIDTH dan Nawadata Perkuat Sistem Perbankan dengan AI Kerja sama WIDTH dan Nawadata. dok. Nawadata

WIDTH dan Nawadata menjalin kemitraan untuk memperkuat sistem deteksi penipuan, manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi di industri perbankan Indonesia melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Kerja sama ini menggabungkan teknologi WIDTH dalam verifikasi identitas nasabah, pemantauan transaksi, dan deteksi penipuan dengan solusi Nawadata untuk pelaporan regulasi, manajemen risiko, serta pengelolaan kredit.

WIDTH menyediakan fitur AI Reviewer yang membantu tim kepatuhan menganalisis informasi dan menyusun rekomendasi berdasarkan bukti pendukung. 

Sementara itu, teknologi Graph Intelligence digunakan untuk memetakan hubungan antara nasabah, perusahaan, dan pihak terkait guna membantu mengidentifikasi potensi risiko keuangan.

Meski menggunakan AI, keputusan akhir tetap berada di tangan tim kepatuhan masing-masing institusi keuangan.

Co-Founder dan CEO WIDTH Chye Kit Chionh mengatakan digitalisasi layanan perbankan harus diimbangi dengan penguatan sistem pengawasan terhadap pencucian uang, pendanaan terorisme, dan penipuan.

"Bank dan institusi keuangan di Indonesia semakin banyak mendigitalisasi proses layanan nasabah, sekaligus memperkuat pengendalian AML/CFT dan penipuan," ujar Chye Kit Chionh dalam keterangan tertulis.

Kemitraan ini juga ditujukan untuk membantu lembaga keuangan memenuhi kewajiban pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), termasuk penerapan strategi anti-fraud serta pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Nawadata sendiri mengembangkan sejumlah solusi teknologi perbankan, antara lain OneReporting untuk pelaporan regulasi, OneFCC untuk kepatuhan dan pencegahan kejahatan keuangan, serta OneRisk untuk manajemen risiko.

Solusi Nawadata telah digunakan oleh empat dari sepuluh bank terbesar di Indonesia berdasarkan total aset.

Chief Executive Officer Nawadata Johan Peterson mengatakan kolaborasi dengan WIDTH akan memperluas kemampuan teknologi yang ditawarkan kepada nasabah korporasinya.

"Kemitraan dengan WIDTH memungkinkan kami memperluas kapabilitas yang dapat kami tawarkan kepada klien, khususnya dalam digital onboarding, KYC dan KYB, serta peninjauan kepatuhan berbantuan AI," ujar Johan.

Melalui kemitraan tersebut, WIDTH dan Nawadata berharap dapat membantu bank dan institusi keuangan meningkatkan efisiensi pengawasan sekaligus memperkuat pengendalian risiko di tengah percepatan digitalisasi layanan keuangan Indonesia.

×
back to top