WhatsApp uji coba urutkan status dari teman terdekat

Algoritma itu akan mengurutkan pembaruan berdasarkan relevansi, bukan lagi urutan kronologis atau yang paling baru.

WhatsApp uji coba urutkan status dari teman terdekat (Foto: Mashable)

WhatsApp tengah bereksperimen dengan perubahan besar pada salah satu fiturnya. Sebagaimana diketahui, WhatsApp kini telah menyediakan fitur Status yang berfungsi layaknya Instagram Stories. WhatsApp Status tersedia pada tab khusus, berdampingan dengan tab "Chat".

Dilansir Mashable (13/2), WhatsApp tengah menguji algoritma untuk Status. Algoritma itu akan mengurutkan pembaruan berdasarkan relevansi, bukan lagi urutan kronologis. Perusahaan mulai menguji fitur itu dengan sekelompok kecil pengguna iPhone di Brasil, Spanyol dan India. Rencananya pengujian itu juga akan diperluas di masa depan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

WhatsApp stop support smartphone dengan OS lawas

Cara pakai fitur katalog di WhatsApp Business

Fitur katalog di WhatsApp Business resmi hadir di Indonesia


Penyortiran algoritma baru itu akan membuat pembaruan WhatsApp Status berdasarkan pembaruan siapa yang paling relevan. Sementara saat ini urutan status di WhatsApp masih didasarkan secara kronologis mana yang paling baru. 

Metode ini akan membuat orang-orang yang paling sering membuat status tak begitu terlihat oleh orang lain. Pasalnya, algoritma itu mengurutkan berdasarkan siapa yang paling sering Anda lihat dan berinteraksi, serta siapa yang paling sering mengirim pesan kepada Anda.

Perubahan ini memang tak begitu mengejutkan mengingat hal serupa juga berlaku untuk Instagram dan Facebook. Bedanya, WhatsApp masih menekankan privasi pengguna, dengan memasang fitur enkripsi. Algoritma baru sendiri tak akan mengubah dukungan privasi di WahtsApp, karena informasi yang diperlukan tidak akan menyentuh server WhatsApp.

Facebook memang punya rekam jejak cukup buruk terkait privasi. Namun Status di WhatsApp cenderung sedikit lebih sulit dikuratori ketimbang feed di media sosial. 

Setelah tes tahap awal di iPhone, perusahaan akan memulai pengujian di Android. Tes ini akan membantu menginformasikan setiap perubahan yang perlu dilakukan sebelum akhirnya siap diluncurkan secara resmi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: