Synology, NAS kami bukan cuma untuk keperluan bisnis

Synology menjelaskan bahwa NAS memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan dengan sekadar penyimpanan online.

Synology, NAS kami bukan cuma untuk keperluan bisnis

Network Attached Storage (NAS) digunakan untuk menyimpan segala macam file secara online. Cara penyimpanan seperti ini dianggap lebih praktis lantaran tidak terlalu mengandalkan kapasitas penyimpanan suatu perangkat, misalnya saja smartphone. Selain itu, Anda dapat mengakses file yang tersimpan di NAS dari perangkat pintar apapun, asal terhubung ke internet.

Adalah Synology, salah satu perusahaan yang mengkhususkan diri pada NAS hari ini (7/11) menjelaskan jika NAS mereka bukan cuma untuk keperluan bisnis semata. Perusahaan yang berbasis di Taiwan tersebut mengenalkan model DiskStation DS218+ yang diklaim memiliki antarmuka yang bersahabat sehingga dapat diakses oleh seluruh pengguna.

Marketing Specialist, Synology, Beata Chu mengatakan, “NAS kami bukan hanya untuk bisnis, tetapi juga untuk penggunaan personal. Perangkat ini terhubung ke internet, jadi Anda dapat mengakses file yang tersimpan di manapun dan kapanpun,”

Pada dasarnya, kegunaan NAS bisa dibilang mirip dengan layanan penyimpanan cloud, OneDrive, Dropbox, Google Drive. Namun Synology menjelaskan bahwa NAS memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan dengan sekadar penyimpanan online. Menggunakan web browser maupun aplikasi ponsel, Anda dapat menikmati berbagai layanan yang disediakan DiskStation DS218+.

Pada kesempatan kali ini, Beata mendemonstrasikan seberapa mudah antarmuka NAS mereka untuk digunakan. Sebelum berlanjut, dirinya menyatakan bahwa NAS yang dia miliki ada di Taiwan, bukan di Jakarta. Salah satu keamanan yang ditawarkan antarmuka NAS DS218+ adalah pengguna harus memasukkan username dan password.

Antarmuka pengguna Synology DiskStation DS218+ sangat mirip dengan Windows Explorer. Oleh karena itu, klaim mereka tentang menghadirkan kemudahan untuk seluruh pengguna bisa dikatakan benar. Anda dapat melakukan “drag-and-drop” untuk mengunggah file ke NAS.

Nah, jika Anda tidak sengaja melakukan pengunggahan, ada pilihan History. Fungsi ini menampilkan riwayat aksi yang dilakukan. Oleh karena itu, aksi yang tidak Anda inginkan dapat diatur kembali dengan mudah.

Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah hadirnya fungsi Search. Ya, fitur ini berfungsi untuk menemukan file yang ingin diakses. Synology menjelaskan fitur ini tidak hanya dapat mencari nama file, tetapi juga dapat memproses nama atau frase yang ada di dalam file.

Tersedia pula aplikasi Moments. Aplikasi ini secara otomatis melakukan sinkronisasi dengan foto di dalam smartphone dan NAS DS218+. Synology menjelaskan aplikasi ini berbasis teknologi artificial intelligence (AI) sehingga secara otomatis dapat dikelompokkan berdasarkan subjek, wajah orang, lokasi, dan lain-lain. Hal ini mempermudah mencari foto kenangan meski sudah bertahun-tahun tersimpan di dalam folder.

Selain DiskStation DS218+, Synology juga mengumumkan NAS RackStation RS1219+ yang ditujukan untuk keperluan bisnis. Tawaran harga masing-masing NAS tersebut adalah Rp4.999.000 dan Rp16.999.000.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: