sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Selasa, 06 Agst 2019 10:26 WIB

Smartphone pertama Hongmeng bakal dibanderol Rp4 jutaan

Jika kabar ini akurat, maka ini merupakan langkah besar bagi Huawei agar tak lagi bergantung pada Google Android.

Smartphone pertama Hongmeng bakal dibanderol Rp4 jutaan
(Foto: Cnet)

Huawei kabarnya sedang menguji smartphone yang didukung dengan sistem operasi Hongmeng. Ponsel itu kemungkinan dirilis pada akhir tahun ini, sebagaimana dilaporkan media Cina, Global Times. Jika kabar ini akurat, maka ini merupakan langkah besar bagi Huawei agar tak lagi bergantung pada Google Android.

Dilansir Reuters (6/8), ponsel itu akan dibanderol seharga CNY2.000 (Rp4 juta). Mengacu harga tersebut, smartphone Hongeng itu akan masuk ke segmen pasar ponsel kelas menengah. Sayangnya Huawei belum memberikan tanggapan terkait kabar smartphone Hongmeng pertamanya.

Sebelumnya eksekutif Huawei menggambarkan Hongmeng sebagai sistem operasi yang dirancang untuk produk-produk internet of things (IoT). Bulan lalu Huawei mengatakan perangkat penting pertama yang akan disokong Hongmeng adalah jajaran TV pintar bermerek Honor. Sementara untuk smartphone, para pimpinan perusahaan menyatakan kemungkinan kecil potensinya dan sesumbar masih akan mengandalkan Android.

Dalam acara laporan pendapatan perusahaan Q1 2019, ketua Huawei Liang Hua mengatakan perusahaan lebih memilih menggunakan sistem operasi Android untuk perangkat mobile-nya dan merujuk Hongmeng sebagai bagian dari jangka panjang Huawei.

Sebagaimana diketahui, Huawei menjadi perusahaan yang terdampak perang dagang Amerika Serikat (AS) - Cina. Saat itu Huawei masuk dalam daftar hitam yang membuatnya terlarang berbisnis dengan perusahaan AS. Donald Trump sendiri telah mengisyaratkan bahwa sanksi yang akan diberlakukan tak begitu berat, meskipun detail sanksinya belum jelas. Jika kebijakan itu tetap diberlakukan, Huawei terancam kehilangan akses ke pembaruan Android. 

Share
×
tekid
back to top