Situs Bukalapak dan JD.id tumbang, ini penyebabnya

Situs Bukalapak tak bisa diakses sejak pagi ini dan E-commerce tersebut bahkan masih belum juga bisa diakses oleh pengguna hingga saat ini

Situs Bukalapak dan JD.id tumbang, ini penyebabnya (Foto: Bukalapak)

Situs Bukalapak tak bisa diakses sejak pagi ini (28/5). E-commerce tersebut bahkan masih belum juga bisa diakses oleh pengguna hingga saat ini. "Mohon maaf, server sedang dalam perbaikan," demikian keterangan dalam tampilan utama Bukalapak.com ketika diakses.

Hal ini juga banyak dikeluhkan oleh pengguna. Mayoritas dari mereka mengungkapkan keluhannya melalui jejaring sosial Twitter dan meminta Bukalapak untuk segera memperbaiki situsnya dengan me-mention akun Twitter e-commerce tersebut.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Shopee hadirkan promo dan fitur menarik jelang acara 9.9

Panjat pinang di Blanjacom yuk, untuk dapat diskon besar

Sekarang bisa bayar pajak di Tokopedia


Diakui Corporate Communications Manager Bukalapak Evi Andarini, perusahaannya memang tengah mengalami kendala sistem. Oleh karenanya situs Bukalapak tak bisa diakses. Namun demikian Evi menuturkan pihaknya tengah bekerja keras memulihkan sistem agar kembali berjalan normal.

"Saat ini sedang terjadi kendala pada sistem kami. Saat ini tim kami sedang bekerja keras untuk penanganan hal ini," kata Evi dihubungi Tek.id.

Rupanya kendala ini terjadi disebabkan oleh listrik yang mati pada data center Biznet, yang menjadi mitra Bukalapak. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh perusahaan.

"Saat ini sedang terjadi kendala pada mati listrik di Biznet Data Center, untuk itu tim kami sedang bekerja keras untuk menyelesaikan problem ini," ujarnya.

Sayangnya Evi tak bisa memprediksi dengan rinci kapan situs Bukalapak bisa diakses kembali dengan normal. "Kami prioritaskan untuk berusaha yang terbaik untuk memulihkan sistem supaya kembali normal. Kami harap segera," ujarnya.

Tak hanya Bukalapak, JD.id juga sempat tumbang karena menggunakan Data Center yang sama. Namun berdasarkan pantauan Tek.id situs itu kini bisa diakses kembali.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: