Robot baru Apple bisa bongkar 200 iPhone dalam satu jam
Robot baru bernama Daisy ini diklaim bisa melakukan daur ulang iPhone secara lebih efisien dan lebih cepat
Apple kini memiliki robot baru yang bertugas untuk mendaur ulang iPhone lawas. Robot bernama Daisy itu menggantikan robot Liam yang sebelumnya melakukan tugas yang sama dan diperkenalkan pada 2016.
Robot baru tersebut akan mengambil material berharga dari iPhone lawas yang dinilai bisa diekstraksi. Menariknya, Daisy mampu membongkar 200 unit iPhone hanya dalam satu jam. Peningkatan kemampuan ini pun membuat Apple kagum sebagaimana diumumkan dalam siaran persnya.
Selain itu, Daisy juga mampu membongkar sembilan versi berbeda dari iPhone. Ini merupakan peningkatan kemampuan lainnya dibanding Liam yang hanya terbatas untuk membongkar iPhone 6 saja.
Apple memang telah mengedepankan kepentingan lingkungan dan membuat fokus terseut menjadi identitasnya. Awal tahun ini raksasa teknologi itu mengumumkan bahwa semua fasilitas Apple kini berjalan dengan 100% energi yang terbarukan.
- John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple Mulai September 2026
- App Store Bangkit di Era AI, Lonjakan Aplikasi Tembus 100% di 2026
- Mac Mini Kini Bisa Jadi Mesin AI, Apple Resmi Izinkan eGPU untuk Akselerasi Kecerdasan Buatan
- Simak! Ini Hasil Pengujian Perfoma MacBook Air M5 Dibandingkan Pendahulunya
Belum lama ini Apple juga mengumumkan akan menyumbangkan dana kepada Conservation International untuk setiap iPhone dan Mac yang diterimanya untuk di daur ulang, serta memulai debut situs baru guna memeriksa nilai produk Apple lawas pengguna.
Greenpeace, kelompok advokasi lingkungan pun memuji upaya Apple untuk mengurangi jejak karbon dan mendaur ulang produk-produk lawasnya. Akan tetapi, kelompok tersebut mengkritik Apple karena dinilai merancang produk yang perlu penggantian begitu sering.
Menurut Greenpeace, alih-alih membangun robot daur ulang baru, Apple lebih baik berfokus pada desain produk yang bisa diperbaiki dan di-upgrade. "Ini akan membuat perangkatnya bisa digunakan lebih lama, menunda hari dimana Apple harus membongkar iPhone oleh Daisy," kata Greenpeace dalam sebuah pernyataan.
Tahun lalu Apple menerbitkan sebuah makalah dengan rincian lanjutan terkait Liam. Namun kali ini, Apple belum benyak memberikan informasi rinci terkait Daisy, si robot barunya. Demikian dilansir Business Insider.








