Polisi London uji coba sensor pengenal wajah

Sistem pengenalan wajah bakal dimanfaatkan polisi untuk melacak orang-orang yang sedang diburu kepolisian dan pengadilan London.

Polisi London uji coba sensor pengenal wajah Source: BBC

Apa jadinya jika kepolisian menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mencari buronan? Sejauh ini, penerapannya baru sebatas dalam film saja. Namun dalam waktu dekat, hal tersebut akan diterapkan di dunia nyata.

Adalah kepolisian London yang berencana menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi dan melacak buronan hukum. Saat ini Kepolisian Metropolitan London baru akan menggelar masa uji coba teknologi ini.


BACA JUGA

Hindari berbagi boarding pass di media sosial

Kunci elektronik Tesla Model S bisa dibobol dalam 1,6 detik

Data 380.000 pelanggan British Airways diretas


Dilansir dari Ubergizmo (18/11) teknologi ini bakal diuji coba minggu ini. Beberapa tempat, seperti Soho, Piccadilly Circus dan Leicester Square akan menjadi lokasi uji coba pertama kali. Lokasi-lokasi tersebut tergolong sebagai tiga lokasi sibuk di London.

Teknologi ini dapat memindai wajah seseorang pada keramaian. Kemudian data tersebut akan dicocokan dengan database kepolisian untuk melacak orang yang sedang diburu kepolisian dan pengadilan. Jika sistem mendapati adanya kecocokan, maka sebuah notifikasi akan dikirim ke sejumlah petugas di lapangan.

Uji coba ini akan berlangsung selama delapan jam perhari. Kepolisian London mengklaim tidak akan menyalahkan orang yang wajahnya tidak ingin dipindai. Mereka dapat keluar dari jalan untuk menghindari pemindaian wajah tersebut.

Sebelumnya, teknologi yang sama digunakan oleh Taylor Swift untuk mendeteksi adanya penguntit. Teknologi ini akan mengambil wajah orang yang mampir untuk melihat klip terbaru Taylor Swift pada sebuah kios. Kemudian mencocokan data tersebut dengan foto ratusan penguntit yang sempat mengganggunya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: