Pengguna WhatsApp Plus dan GB WhatsApp bakal diblokir
WhatsApp bakal menindak tegas pengguna aplikasi Whatsapp yang sudah dimodifikasi. Blokir tersebut akan tetap berlaku sampai pengguna mengunduh aplikasi resminya.
Source: Google
WhatsApp bakal menindak tegas para pengguna yang masih memakai aplikasi WhatsApp yang sudah dimodifikasi. Pasalnya anak perusahaan Facebook tersebut tidak dapat menjamin keamanan pengguna yang tidak memakai aplikasi resmi WhatsApp. WhatsApp tidak dapat menyentuh sektor keamanan dari aplikasi modifikasi tersebut.
Untuk diketahui, WhatsApp berkembang menjadi salah satu aplikasi pesan populer saat ini. Di versi Android saja, aplikasi ini sudah diunduh oleh lebih dari 1 miliar pengguna. Berbagai update pun diberikan untuk memberikan kenyamanan pada para pengguna platformnya.
Nah, kepopuleran WhatsApp tersebut akhirnya memicu pihak ketiga untuk menghadirkan aplikasi WhatsApp yang dimodifikasi. Setidaknya ada dua aplikasi yang banyak digunakan, mayoritas oleh pengguna Android, yakni WhatsApp Plus dan GB WhatsApp.
Para pengguna aplikasi yang sudah dimodifikasi tersebut akan diblokir sementara oleh WhatsApp. Hal ini akan terus berlanjut jika pengguna tersebut tidak mengunduh versi resmi aplikasi tersebut.
- WhatsApp Rilis Fitur “About”: Cara Baru Berbagi Kabar Sehari-hari
- WhatsApp Resmi Hadir di Apple Watch, Bisa Kirim Pesan Suara dan Baca Chat Tanpa Sentuh iPhone
- Mulai Januari 2026, ChatGPT Tak Lagi Bisa Digunakan di WhatsApp
- WhatsApp Uji Coba Batas Bulanan Pesan Tanpa Balasan Untuk Hindari Spam dan Penipuan
Untuk diketahui, aplikasi modifikasi seperti WhatsApp Plus dan GB WhatsApp menawarkan fitur yang tidak dimiliki versi resmi WhatsApp. Seperti, kemampuan untuk membalas otomatis, mengubah tema sesuai keinginan, bahkan menghapus batasan ukuran file yang dapat dikirim melalui aplikasi resmi WhatsApp.
Namun, sebelum mengunduh aplikasi WhatsApp resmi, para pengguna harus menyimpan riwayat obrolan mereka. Ini berlaku bagi mereka yang menggunakan aplikasi lain selain WhatsApp Plus dan GB WhatsApp. Dilansir dari Ubergizmo (12/3), kebijakan ini sudah berlangsung. Jika pengguna tidak menyimpan riwayat obrolannya, maka riwayat tersebut akan hilang ketika menggunakan versi resmi WhatsApp.
Kebijakan ini dilaporkan juga menyasar para pengguna yang memakai WhatsApp clone, untuk menggunakan dua aplikasi tersebut dalam satu ponsel. Disarankan untuk menggunakan aplikasi resmi WhatsApp.








