Onic dukung inisiasi pembuatan sekolah eSport

Meskipun memiliki keinginan untuk membangun sekolah eSport, namuang Onic melihat banyak rantangan besar.

Onic dukung inisiasi pembuatan sekolah eSport

Berbicara mengenai eSport, belakangan ini pemerintah Indonesia semakin vokal dalam memberikan dukungan. Salah satunya adalah dengan menggelar beberapa event eSport danĀ  pembicaraan mengenai akan hadirnya kurikulum atau sekolah untuk eSport.

Ternyata, semangat untuk membangun ekosistem tersebut tidak hanya dari kalangan pemerintah saja. Para penggiat eSport juga mulai vokal akan ide tersebut. Salah satunya adalah tim eSport yang menjuarai MPL baru-baru ini, yakni Onic eSport.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Idbyte selenggarakan kompetisi eSport pertama, hadiah total Rp750 juta

Nissan punya kursi untuk atlet eSport

eSport, bukan industri main-main


Managing Director of Onic eSport, Chandra Wijaya mengatakan, membuat sekolah untuk eSport merupakan sebuah hal yang sangat baik.

"Kita melihat ini (membangun sekolah eSport) sebagai investasi yang baik," kata Chandra.

Meski demikian, dia mengatakan bahwa membangun sekolah eSport bukan perkara mudah. Banyak hal yang kemudian membuat sekolah eSport menjadi sebuah hal yang cukup menyulitkan.

"Bagi kami (membangun sekolah eSport) merupakan sebuah komitmen sangat besar, dan merupakan sebuah program jangka panjang. Tapi intinya kita mendukung pembuatan sekolah eSport," tegasnya.

Saat ditanya apakah ada upaya yang telah mereka lakukanĀ untuk mewujudkan rencana tersebut, mereka mengaku sudah melakukan beberapa hal.

"Kami sudah melakukan komunikasi kepada pihak pemerintah melalui komunitas. Tapi, saat ini kami belum terlalu vokal," papar Chandra.

Sedangkan saat ditanya seberapa lama mereka memperkirakan akan hadirnya sekolah eSport pertama, Chandra mengaku memperkirakan kehadiran sekolah eSport dalam jangka waktu yang cukup lama.

"Saya tidak bisa memprediksi dengan pasti, tapi kemungkinan akan dalam waktu yang cukup lama. Sekitar 3 hingga 4 tahun lagi," pungkasnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: