RRQ Kazu dan EVOS Divine Wakili Indonesia di FFCM SEA 2026 Spring, Perebutkan Gelar Raja Clash Squad Asia Tenggara
RRQ Kazu dan EVOS Divine mewakili Indonesia di FFCM SEA 2026 Spring. Turnamen Clash Squad Free Fire ini menghadirkan 8 tim terbaik Asia Tenggara.
RRQ Kazu dan EVOS Divine wakili Indonesia di FFCM 2026 Spring. dok. Garena
Kompetisi esport Free Fire kembali menghadirkan turnamen regional untuk mode Clash Squad. Garena Free Fire resmi menggelar Free Fire Clash Master Southeast Asia (FFCM SEA) 2026 Spring pada 6–15 Maret 2026, menghadirkan delapan tim terbaik dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Dalam turnamen ini, RRQ Kazu dan EVOS Divine akan menjadi wakil Indonesia yang berusaha menantang dominasi tim-tim kuat dari Thailand dan Vietnam.
Kedua tim akan bersaing memperebutkan gelar juara Clash Squad Asia Tenggara sekaligus bagian dari total hadiah senilai 80.000 dolar AS (Rp1,35 miliar).
Kehadiran FFCM SEA 2026 Spring juga membawa format kompetisi baru bagi komunitas Free Fire.
- Parade Satu EVOS 2026 Kenalkan Roster dan Jersey Baru, Siap Tancap Gas di MPL ID S17
- Road to EWC Diluncurkan, Lebih dari 200 Turnamen Global Jadi Jalur Resmi Menuju Esports World Cup 2026
- Digelar 7 Pekan di Riyadh, Ini Jadwal Esports World Cup 2026 yang Tawarkan Hadiah Rp1,25 Triliun
- Esports Nations Cup 2026 Resmi Dibuka, Dorong Ekosistem Pengembangan Berkelanjutan
Turnamen ini menggantikan kompetisi Clash Squad yang sebelumnya digelar bersamaan dengan turnamen Free Fire World Series (FFWS) SEA, sehingga memberikan panggung tersendiri bagi mode permainan tersebut.
Pada fase Group Stage yang berlangsung 6–8 Maret 2026, delapan tim peserta akan dibagi ke dalam dua grup. EVOS Divine tergabung di Grup A bersama Buriram United Esports (Thailand), P Esports (Vietnam), dan Heavy (Vietnam).
Sementara itu, RRQ Kazu akan bertanding di Grup B menghadapi AG Global (Thailand), Team Falcons (Thailand), dan WAG (Vietnam).
Di fase grup, setiap tim akan saling berhadapan dengan format Best of Three (BO3). Setiap kemenangan bernilai tiga poin, sementara tim yang kalah tidak memperoleh poin.
Jika terjadi jumlah poin yang sama, peringkat akan ditentukan melalui catatan pertemuan langsung, selisih map, total kemenangan map, hingga selisih ronde.
Setelah babak grup, kompetisi akan berlanjut ke babak penyisihan pada 13–14 Maret yang menggunakan format double elimination, terdiri dari Upper Bracket dan Lower Bracket.
Seluruh pertandingan di fase ini dimainkan dengan format BO3, sementara pertandingan final di masing-masing bracket berlangsung dalam format Best of Five (BO5).
Dua tim terbaik dari masing-masing bracket kemudian akan melaju ke Grand Final pada 15 Maret 2026, yang juga dimainkan dengan format BO5 untuk menentukan juara turnamen.
Turnamen ini juga menghadirkan sistem pemilihan map yang kompetitif. Pool map yang digunakan terdiri dari Bermuda, Kalahari, NexTerra, dan Solara, dengan sistem map pick di mana map yang telah digunakan tidak dapat dipilih kembali dalam satu seri pertandingan.
Menariknya, pada babak semifinal, giliran pick map pertama akan ditentukan melalui duel 1 lawan 1 mode Lone Wolf antara perwakilan pemain dari masing-masing tim.
Sementara itu, lokasi pertempuran dalam map telah ditentukan sebelumnya, namun posisi spawn pemain tetap diacak untuk menjaga keseimbangan permainan.
Selain format pertandingan, FFCM SEA 2026 Spring juga menghadirkan beberapa penyesuaian aturan, termasuk penghapusan Free Med Kits serta perubahan pada sistem Ban/Pick, yang diharapkan membuat pertandingan Clash Squad semakin dinamis dan kompetitif.
Seluruh pertandingan FFCM SEA 2026 Spring dapat disaksikan secara langsung melalui kanal TikTok dan YouTube resmi Free Fire Esports Indonesia, mulai pukul 16.00 WIB setiap harinya.









