Meta tantang rencana profit OpenAI, pertarungan etika di industri AI
Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, baru-baru ini mengirimkan surat kepada Jaksa Agung California, Rob Bonta, mengajak dia untuk menghentikan konversi OpenAI dari status nirlaba ke profit.
Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, baru-baru ini mengirimkan surat kepada Jaksa Agung California, Rob Bonta, mengajak dia untuk menghentikan konversi OpenAI dari status nirlaba ke profit. Meta menyatakan bahwa perubahan ini akan "salah" dan "dapat menyebabkan banyak startup baru yang pada awalnya bertujuan amal hingga akhirnya menguntungkan secara finansial".
Dilansir dari Engadget (16/12), surat tersebut datang setelah Elon Musk mengajukan injeksi pada akhir November untuk menghentikan konversi OpenAI. Meta mendukung langkah Musk dan juga menyarankan agar Musk dan Shivon Zilis, mantan anggota dewan OpenAI, mewakili kepentingan publik dalam kasus ini.
Meta berargumen bahwa OpenAI telah berhasil mengumpulkan miliaran dolar dari investor di bawah misi nirlaba mereka dan sekarang ingin mengubah statusnya sambil mempertahankan semua keuntungan yang telah mereka dapatkan. Meta juga mengingatkan bahwa OpenAI tidak boleh melanggar hukum dengan mengambil dan mempergunakan aset yang dibangun sebagai amal untuk keuntungan pribadi yang besar.
OpenAI, dalam tanggapan mereka, mempublikasikan timeline yang mencakup email dan komunikasi dari Elon Musk yang menunjukkan bahwa dia sebelumnya mendukung OpenAI untuk menjadi profit dengan dia di kepala. Bret Taylor, ketua dewan OpenAI, menyatakan bahwa mereka sedang berkonsultasi dengan para penasihat keuangan dan hukum independen dan bahwa restrukturisasi potensial akan memastikan nirlaba tetap berdiri dan berkembang.
- Studi: AI Mendorong Penemuan Produk, Kreator Tetap Berpengaruh pada Keputusan Belanja
- 95 Persen Implementasi AI Belum Haslkan Dampak Bisnis, Infrastruktur dan Tata Kelola Jadi Kunci
- 73% Infrastruktur TI Sektor Publik Belum Siap Jalankan AI Kompleks
- ChatGPT Jadi Rekan Berpikir, Pemuda Bali Ubah Modal Rp500 Ribu Menjadi Bisnis Bertaraf Internasional
Meta berpendapat bahwa jika model bisnis baru OpenAI valid, investor nirlaba akan mendapatkan keuntungan profit yang sama seperti investor konvensional, sambil juga mendapatkan insentif pajak dari pemerintah. Meta juga menyatakan bahwa mereka mendukung Musk dan Zilis untuk mewakili kepentingan publik dalam kasus ini.









