Kirim foto dan video di WhatsApp hingga Instagram dibatasi

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, pemerintah membatasi akses media sosial untuk sementara.

Kirim foto dan video di WhatsApp hingga Instagram dibatasi (Foto: Lely Maulida/Tek.id)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, pemerintah membatasi akses media sosial untuk sementara sebagai tindak lanjut kerusuhan yang terjadi di Jakarta. Menurut Rudiantara, pembatasan akses ini sesuai dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), untuk mencegah beredarnya konten ujaran kebencian dan hoaks.

Layanan voice atau telepon sendiri tak akan terimbas kebijakan ini. Sebagai langkah antisipatif, Kemenkominfo membatasi layanan berbagi video dan foto di WhatsApp.


BACA JUGA

WhatsApp akan tayangkan iklan di fitur status

Bos Telegram tanggapi spyware yang dialami WhatsApp

Terkena serangan, WhatsApp minta pengguna perbarui aplikasi


“Sistem komunikasi voice enggak masalah. Viralnya bukan di media sosial, tetapi di WhatsApp. Jadi, fitur yang sementara enggak diaktifkan adalah video dan gambar (melalui WhatsApp),” kata Rudiantara saat konferensi pers di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Menurut menteri yang akrab disapa Chief RA itu, fitur foto dan video bisa secara emosional memengaruhi seseorang. “Mohon maaf, sementara dan (mudah-mudahan) bisa cepat selesai,” kata Rudiantara.

Lebih lanjut Rudiantara menyatakan saat ini ada 200 juta orang yang menggunakan ponsel. Mayoritas dari jumlah tersebut menggunakan layanan WhatsApp. Menurutnya, pembatasan akses sementara ini dilakukan pada masing-masing provider. 

Selain WhatsApp, layanan media sosial lainnya juga dibatasi aksesnya baik untuk berbagi foto maupun video. Diantara media sosial tersebut yakni Facebook, Instagram, dan Twitter. Layanan teks sendiri masih bisa digunakan semua pengguna di lintas platform.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: