Ekonomi digital tumbuh, Investasi pun mengalir deras

Ekonomi digital menjadi primadona baru yang menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini

Ekonomi digital tumbuh, Investasi pun mengalir deras

Menkominfo Rudiantara baru saja selesai menghadiri dari sidang kabinet paripurna di Istana Presiden. Sebelum ia menyempatkan mampir ke konferensi pers kerjasama strategis antara PT Global Digital Niaga (Djarum) dan Gojek (12/2).

"Ekonomi kita tumbuh tiga tahun terakhir ini, hampir 4,2 persen," kata Rudiantara.

Rudiantara melanjutkan, salah satu sektor yang unggul dari pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah pertumbuhan sektor ICT (Information and Communication Technology). Sektor ini pertumbuhannya yang paling tinggi 2017 kemarin. Rudi menyebut sektor ICT ini tumbuh dua digit di 2017 lalu. 

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mentargetkan sektor ini tumbuh paling tidak harus di atas 10 persen menurut. Pasalnya salah satu penghela ekonomi Indonesia adalah sektor ICT yang menjadi tulang punggung ekonomi digital.

"Walaupun saya tidak punya angkanya, tapi saya punya keyakinan, apabila digabungkan perusahaan unicorn di Indonesia, valuasinya lebih besar daripada pasar industri telko yang sebesar USD40 miliar (Rp5454 triliun)," ujar Rudiantara.

Rudiantara pun telah berdialog bersama OJK dan BEJ, menyusun ulang formula untuk mengendurkan regulasi. Dalam keterangannya hari ini (12/2), Ia mengatakan bahwa Presiden sudah mengarahkan mengenai hal ini. Kinerja Menteri pun akan dinilai dari berapa banyak aturan yang efisien di departemen masing-masing. Karena ini salah satu indikasi bagaimana pemerintah membuka ruang inovasi untuk anak-anak muda Indonesia ke depannya. 

Selain bekerja sama dengan Djarum Group, Gojek pun kabarnya resmi menerima sokongan dana dari Astra. Dalam keterangan pers resminya, Astra mengumumkan investasi modal sebesar USD150 juta (Rp2 triliun) di Gojek.

Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra,  berharap kolaborasi dengan Gojek tersebut akan memberikan nilai tambah serta mengakselerasi inisiatif digital di bisnis Astra. Sementara Nadiem Makarim, selaku CEO Gojek, juga berharap kolaborasi dengan Astra mengakselerasi perkembangan ekonomi digital di Indonesia juga.

 
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: