Intel, Qualcomm, dan Broadcom bakal putus hubungan dengan Huawei

Setelah pemerintah AS melarang Huawei untuk melakukan bisnis di negaranya. Kini Intel, Qualcomm, dan Broadcom akan memutuskan hubungan mereka dengan Huawei.

Intel, Qualcomm, dan Broadcom bakal putus hubungan dengan Huawei Source: Washington Post

Setelah keputusan mengejutkan pemerintah AS yang memutuskan hubungan bisnis dengan Huawei, kini dikabarkan bahwa Intel, Qualcomm, dan Broadcom turut memutuskan hubungan bisnis mereka dengan Huawei.

Dilansir dari The Verge (19/5), ketiga perusahaan tersebut mengikuti arahan pemerintah AS setelah Google yang secara tiba-tiba mencabut lisensi Android Huawei, serta menghentikan aksesnya ke Google Play Service dan Play Store. Jadi secara efektif, Google telah memaksa Huawei untuk mengembangkan versinya sendiri untuk Android-nya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS

Huawei sedang dalam diskusi permulus 5G di AS

Begini cara pasang layanan Google di Huawei Mate 30


Kabarnya seluruh karyawan dari ketiga perusahaan tersebut di AS telah diberitahu bahwa perusahaan mereka akan membekukan penawaran pasokannya dengan Huawei, hingga terdapat pemberitahuan lebih lanjut. Diketahui Intel memasok chip server dan prosesor untuk jajaran laptop Huawei. Sedangkan Qualcomm yang membuat prosesor dan model untuk smartphone Huawei. Tampaknya dengan kejadian tersebut, Huawei akan benar-benar terisolasi karena telah diharuskan membuat semuanya sendiri.

Selain itu, kabarnya Huawei telah memiliki stok chip dari pemasok AS untuk bertahan setidaknya selama tiga bulan. Dengan jangka waktu tersebut, tampaknya akan memberikan cukup waktu untuk mengetahui apakah keputusan pemerintah AS ini akan berubah atau tidak.

Bukan hanya itu, Huawei juga diketahui telah mengembangkan alternatif in-house untuk Android dan Windows, khususnya untuk mengatasi situasi seperti sekarang. Sayangnya belum diketahui apakah Microsoft akan terus menyediakan sistem operasi Windows untuk laptop Huawei. Namun diperkirakan Microsoft juga akan menghormati perintah dari pemerintah AS tersebut.

Sebenarnya upaya pemerintah AS untuk mengesampingkan Huawei telah berlangsung lama, dan Huawei pada tahun lalu telah menolak memasuki pasar smartphone AS. Kemudian hal tersebut bertambah setelah pertikaian perdagangan yang semakin tidak bersahabat antara pemerintahan Trump dan pemerintah China.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: