Intel dan AMD kerja sama bikin chip baru
Rumor bahwa Advanced Micro Devices (AMD) akan memberikan lisensi teknologi grafis Radeon kepada Intel sudah beredar sejak setahun lalu.
Rumor bahwa Advanced Micro Devices (AMD) akan memberikan lisensi teknologi grafis Radeon kepada Intel sudah beredar sejak setahun lalu. Kemarin, rumor tersebut berhenti dan benar-benar terwujud menjadi kenyataan.
Kolaborasi yang terdengar seperti mimpi ini pertama kali diberitakan Wall Street Journal. Harian bisnis itu menyebut, Intel akan segera mengumumkan chip baru yang merupakan hasil kerja sama dengan AMD. Berita ini cukup mengejutkan mengingat kedua perusahaan ini adalah rival abadi.
Dalam pernyataan resmi, kemarin, Intel melalui Chris Walker, Client Computing Vice President, mengatakan bahwa chip baru tersebut merupakan bagian dari prosesor Intel generasi 8.
"Ia menggabungkan prosesor berperforma tinggi Intel Core H, High Bandwidth Memory generasi kedua (HBM2) dan grafis diskrit pihak ketiga yang dibuat menurut pesanan Intel dari Radon Technologies Group milik AMD. Semuanya bersatu dalam satu paket prosesor," kata Walker.
- Intel Core Series 3 Meluncur, Bikin Laptop Lebih Kencang dan Hemat Baterai
- Laptop Berkekuatan Intel Core Utra Series 3 Resmi Hadir di Indonesia, Ubah Cara Kerja dan Kreasi
- Intel Tunjuk Santhosh Viswanathan Pimpin Asia Pasifik dan Jepang
- Intel Luncurkan Core Ultra 200S Plus Series, Prosesor Desktop Baru dengan Performa Gaming dan Kreator Lebih Kencang
Beberapa media menyebut bahwa kerja sama Intel dan AMD merupakan upaya mereka untuk melawan Nvidia. Walaupun, belum jelas produk mana yang akan berhadap-hadapan secara langsung.
Intel memang bersaing sangat ketat dengan Nvidia dalam pasar AI, sementara AMD bentrok dengan Nvidia di ranah gaming dan grafis. Fox Business (6/11) melaporkan, Intel akan segera mengumumkan laptop yang sudah diperkuat chip hasil kerjasama Intel dan AMD. Chip tersebut akan membuat ukuran laptop menjadi lebih tipis dan ringan, tetapi kuat menjalankan gim kelas atas. Masih menurut Fox, ini merupakan kerja sama pertama kedua perusahaan tersebut sejak tahun 1980an.
Juru bicara AMD mengatakan, laptop yang menggunakan chip Intel terbaru tersebut tak akan bersaing secara langsung dengan laptop berbasis AMD Ryzen. Namun yang jelas, laptop tersebut akan menarik abgi gamer serius. Perlu dicatat, walau bisa menjalankan game kelas atas, laptop tersebut dirancang tak hanya untuk gaming.









