Ini kata CEO OnePlus soal smartphone lipat

CEO OnePlus menyebut bahwa smartphone lipat saat ini masih lebih banyak memiliki kekurangan ketimbang keunggulannya.

Ini kata CEO OnePlus soal smartphone lipat Source: Google

Samsung tengah bersiap untuk meluncurkan smartphone lipat keduanya. Sementara Motorola menghidupkan kembali seri Razr dengan desain smartphone lipat. Huawei juga punya smartphone lipat, Huawei Mate X yang rencananya akan diluncurkan bulan depan. 

Di tengah euforia smartphone lipat itu, OnePlus nyatanya belum tertarik untuk membuat smartphone lipat. Perusahaan asal Tiongkok ini menyebut bahwa smartphone lipat saat ini masih lebih banyak memiliki kekurangan ketimbang keunggulannya. Hal ini dikarenakan kondisi teknologi yang belum memungkinkan. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Rahasia kamera tersembunyi OnePlus Concept One

OnePlus punya desain kamera belakang tersembunyi

OnePlus pamer fitur baru bernama Instant Translate


CEO OnePlus, Pete Lau memberi contoh smartphone lipat yang dipertanyakan kelayakannya. Ia menyebut bahwa Motorola Razr merupakan salah satu smartphone lipat yang baik yang ada saat ini. Namun tetap tidak dapat menampilkan layar yang “jernih”. Dilansir dari GizmoChina (15/1), Pete Lau menyebut smartphone lipat memiliki kekurangan di kualitas layar dengan plastik OLED. Ini juga yang menjadi alasan utama bagi Pete Lau belum tertarik membuat smartphone lipat. 

Tidak hanya itu, CEO OnePlus ini juga menjawab pertanyaan seputar teknologi kamera, algoritma gambar dan peningkatan harga smartphone perusahaannya. Ia menyebut bahwa pihaknya melakukan investasi besar untuk pengembangan kamera. Perusahaan Tiongkok itu juga berkolaborasi dengan beberapa perusahaan pembuat algoritma untuk dapat menyaingi Apple dan Google. 

Berkaitan dengan kenaikan harga pada smartphone buatannya, Lau menyatakan hal ini disebabkan karena adanya tambahan fitur yang diberikan pada smartphone tersebut. Lensa kamera dibanderol dengan mahal, sementara jumlah sensor kamera terus bertambah. Kendati begitu, Lau menjanjikan akan menghemat biaya marketing dan area lain untuk mengurangi beban biaya di pelanggan. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: