sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
Kamis, 14 Mei 2020 16:19 WIB

ICT Watch gandeng Kominfo untuk tingkatkan literasi digital

Melalui kelas online, ICT Watch bersama Kominfo, Relawan TIK Indonesia, dan WhatsApp meluncurkan serangkaian program literasi digital untuk warga Indonesia.

ICT Watch gandeng Kominfo untuk tingkatkan literasi digital
Ilustrasi Hoax Pixabay

Pandemi virus corona yang terjadi selama dua bulan terakhir ini sudah mengubah perilaku masyarakat dunia. Saat ini, kebanyakan orang menggunakan smartphone dan perangkat teknologi lain untuk melakukan kegiatan harian, baik sosialisasi, bekerja, belajar, dan lainnya. 

Hasilnya, dalam dua bulan ini dilaporkan aplikasi WhatsApp mendapatkan peningkatan pengguna sebesar 40 persen secara global. Ini berarti, pemerintah harus waspada untuk mengawasi penyebaran hoax.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Indonesia dalam dua bulan ini telah menerima dan menganalisis beberapa hoax yang tersebar di internet dan media sosial. Konten-konten seperti ini telah meresahkan masyarakat dan dapat menghambat penanganan virus Corona di Indonesia. 

Untuk meningkatkan literasi digital mengenai penyebaran hoax,  ICT Watch, Kominfo, Relawan TIK Indonesia, dan WhatsApp meluncurkan serangkaian program literasi digital termasuk program bincang daring, kelas online bertajuk “Fundamental Literasi Digital”, serta pelatihan online.

Mereka menargetkan semua ini akan menjangkau masyarakat Indonesia di 12 kota termasuk Manado, Ambon, Jayapura, Pasuruan, Padang, Cirebon, Denpasar, Banjarmasin, Mataram, Pekalongan, Mamuju, dan Palembang.

“Sebagai institusi yang bergerak di bidang literasi digital dan memiliki anggota di seluruh provinsi, kami sangat terbantu dengan kelas online ini. Rekan-rekan kami bisa memiliki acuan standar yang jelas dalam memahami dan menyampaikan materi literasi digital,” ungkap Ketua Umum Relawan TIK Indonesia, Fajar Eridianto.

Kementerian Kominfo pun menyambut baik inisiatif ini. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung upaya literasi digital tersebut.

“Kami mendukung upaya kerjasama antara berbagai stakeholder dalam meningkatkan literasi digital di Indonesia termasuk bersama ICT Watch dan WhatsApp. Terutama pada saat ini, masa terjadinya pandemi COVID-19, pembelajaran menjadi terbuka melalui online. Materi-materi dalam kelas online ini perlu terus diperkaya dan diperdalam dengan melibatkan lebih banyak multi stakeholder yang berkontribusi secara aktif,” ungkapnya.

Kelas online ini juga menjadi alternatif sumber belajar di masa pandemi ini. “Materi di dalam program kelas online ini disusun untuk memperkaya konten positif di Internet. Maka secara gotong royong kita dapat tetap produktif membangun kapasitas diri saat #DiRumahAja selama pandemi COVID-19,” papar  Direktur Eksekutif (Plt.) ICT Watch, Widuri.

Clair Deevy, Direktur Kebijakan APAC WhatsApp menambahkan, “WhatsApp sangat senang bisa bekerjasama dengan ICT Watch dan Kemkominfo untuk meluncurkan program literasi digital yang sangat penting dalam merespon tantangan penyebaran hoaks.”

“Dalam situasi menantang di tengah pandemi COVID-19, menjadi sangat penting untuk kita semua bisa menjaga komunikasi dan tetap terhubung dengan teman dan keluarga, serta memiliki kemampuan untuk menavigasi dunia digital,” ujarnya.

Share
back to top