Huawei konfirmasi OS Hongmeng untuk perangkat IoT

Chairman Huawei - Liang Hua mengonfirmasi nama sistem operasinya yang akan datang yaitu, OS Hongmeng untuk perangkat IoT.

Huawei konfirmasi OS Hongmeng untuk perangkat IoT (Foto: TNW)

Nama Huawei menjadi topik pemberitaan yang menarik belakangan ini. Pasalnya perusahaan terlarang untuk berbisnis dengan perusahaan Amerika Serikat (AS). Namun berkat pertemuan presiden AS dan China, larangan itu kini menjadi longgar, meski Huawei masih tercantum dalam daftar hitam AS.

Terlepas dari masalah tersebut, Huawei tampaknya sukses mempertahankan bisnisnya, setidaknya di semester pertama tahun ini. Chairman Huawei, Liang Hua dalam konferensi pers belum lama ini mengatakan perusahaannya mampu meningkatkan pendapatan di semester pertama. 


BACA JUGA

Huawei bakal rumahkan ratusan pekerja di Amerika

Smartphone 5G Huawei akan rilis akhir Juli

Meski diizinkan berbisnis, Huawei tetap masuk Daftar Hitam AS


Dilansir Gizmochina (14/7), peningkatan pendapatan Huawei di semester ini terbilang wajar mengingat larangan AS mulai berlaku pada Mei lalu. Oleh karenanya, kinerja perusahaan dalam empat bulan pertama 2019 terbilang cukup kuat untuk mengurangi dampak larangan.

Sebagaimana diketahui, Huawei telah sukses mengirimkan lebih dari 100 juta smartphone sebelum larangan AS diberlakukan. Dampak larangan AS sendiri tampaknya akan terlihat di paruh kedua tahun ini. Perusahaan telah memperkirakan larangan itu memungkinkannya kehilangan pendapatan hingga USD30 miliar.

Saat ini, pemerintah AS telah memungkinkan perusahaan-perusahaan yang berbasis di negaranya untuk kembali menjual produk dan teknologi mereka ke Huawei. Dengan catatan, produk itu tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional AS. Alih-alih lega, Liang Hua justru tidak senang dengan situasi ini.

Dia mengatakan "Menambahkan Huawei ke Entity List tidak dibenarkan atau tidak adil dan Huawei harus dihapus dari daftar itu sepenuhnya."

Yang tak kalah menarik adalah Liang Hua mengonfirmasi nama sistem operasinya yang akan datang yaitu OS Hongmeng. Dia mengatakan OS Hongmeng dikembangkan untuk produk IoT dan OS Android lebih diminati untuk smartphone. 

"Kami belum memutuskan apakah akan mengembangkan Hongmeng menjadi OS smartphone," ujarnya. Namun tentu saja hal ini bisa berubah jika Huawei dilarang menggunakan Android pada smartphone-nya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: