Google rayakan 70 tahun Chrisye lewat Google Doodle

Menggandeng salah satu ilustrator asal Yogyakarta, Antares Hasanbasri, Chrisye hadir di Google Doodle dalam perayaan 70 tahun hari kelahirannya.

Google rayakan 70 tahun Chrisye lewat Google Doodle Google Doodle Chrisye

Siapa sih yang tak kenal dengan Chrisye? Ya, penyanyi legendaris asal Jakarta tersebut memang terkenal dengan lagu-lagunya yang sangat populer. Meski telah meninggal 12 tahun yang lalu, namun hingga saat ini lagunya masih banyak didengarkan oleh para pecinta musik.

Dan tepat pada hari ini, Senin 16 September 2019, adalah hari kelahiran pria yang memiliki nama asli Christian Rahadi yang ke-70. Seakan tak ingin melupakan legenda musik ini, Google pun menghadirkan Doodle di laman utama mesin pencari tersebut.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Pengguna iPhone bisa simpan foto dengan resolusi asli di Google Photos

Mau menikmati Stadia di Pixel? Pastikan terhubung ke Wi-Fi

Google dan Levis luncurkan dua jaket pintar baru, harga terjangkau


Pihak Google pun menggandeng salah satu ilustrator asal Yogyakarta, Antares Hasanbasri. Dia menggambarkan sosok Chrisye sedang memegang gitar, dan dikelilingi oleh tulisan ‘google’ yang digambarkan dengan lilin.

Antares pun mengatakan, inspirasi dari doodle hari ini dari salah satu lagu paling populer dari Chrisye, yakni Lilin-lilin kecil. “Lagu ini berbicara tentang harapan dan tumbuh dewasa. Lilin-lilin yang sering kita kaitkan dengan harapan juga sesuai dengan tema perayaan ulang tahun untuk memperingati musisi yang kita cintai,” kata Antares, seperti dikutip dari laman Google Doodle.

Semasa hidup, Chrisye telah memenangkan banyak penghargaan. Dia pun telah dianggap sebagai salah satu legenda dalam industri musik Indonesia, karena lagunya dianggap tak lekang oleh waktu.

Sebenarnya, orang tua Chrisye berharap dia menjadi seorang insinyur. Tapi, kecintaannya terhadap musik lebih besar. Dia memulai sebuah band dengan saudaranya Joris, dan kemudian tetangganya bergabung sebagai pemain bass. Inilah cikal bakal terbentuknya band bernama Gipsy. 

Terobosan Gipsy terjadi ketika mereka berkolaborasi dengan Guruh Sukarnoputra pada tahun 1976 melalui album Guruh Gipsy, memadukan rock kontemporer dan musik tradisional Jawa dan Bali, dengan gaya yang disebut gamelan.

Waktu yang paling menentukan karir dari Chrisye adalah pada saat dia tampil dalam soundtrack film 1977, Badai Pasti Berlalu. Salah satu karyanya, Lilin-Lilin Kecil yang ditulis oleh James F. Sundah menjadi salah satu lagu yang sangat populer.

Vokalnya yang halus pada lagu itu, yang memunculkan harapan dari generasi yang lebih tua, menjadikan lagu peringatan yang membangkitkan semangat itu menjadi favorit. Keberhasilan album soundtrack ini juga mengantarkannya pada karir solo pertamanya, yakni Sabda Alam, pada tahun 1978.

Selain musik, Chrisye juga pernah muncul di film 1980, Seindah Rembulan. Dia pun kemudian menikahi Yanti, sang istri tercinta. Mereka pun dikaruniai empat orang anak. "Semangat bermusik saya tidak akan pernah mati," kata Chrisye. "Semangat musik saya tidak akan pernah mati."

Para pecinta Chrisye pun masih dapat mendengarkan lagunya di channel YouTube resmi miliknya yang bernama Chrisye official. Saat ini, channel tersebut memiliki 5,570 pengikut, dengan setiap lagu setidaknya sudah diputar lebih dari 20 ribu kali.

Selamat ulangtahun, sang legenda!

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: