Google Maps uji fitur berteknologi AR

Google Maps akan mengambil lokasi pengguna melalui GPS. Kemudian aplikasi menggunakan data Street View untuk membawa Anda ke lokasi yang tampak nyata.

Google Maps uji fitur berteknologi AR (Foto

Google telah memamerkan fitur Augmented Reality (AR) baru untuk Google Maps. Mereka memamerkannya pada konferensi pengembang I/O tahun lalu. Fitur itu akan memberikan pengguna petunjuk arah dari kamera ponsel secara realtime. Fitur ini serupa dengan tampilan yang ditawarkan Google Glass. Bedanya, Anda tak perlu menggunakan kacamata khusus. 

Dilansir The Verge (11/2), Google Maps akan mengambil lokasi pengguna melalui GPS. Kemudian aplikasi menggunakan data Street View untuk membawa Anda ke lokasi yang tampak nyata. Setelah lokasi ditemukan, aplikasi ini akan menampilkan beberapa panah besar guna menunjukkan arah. 


BACA JUGA

Update terbaru Google Apps, dukung tampilan layar ponsel lipat

Ciuman bisa langsung dijepret Google Camera

Ciuman bisa langsung dijepret Google Camera


Tampilan yang terlihat nyata melalui kamera itu, tak akan muncul terus menerus. Google Maps akan menyarankan Anda meletakkan ponsel setelah tampilan itu muncul beberapa saat. Saat ponsel diletakkan, antarmuka Google Maps akan kembali seperti biasa. 

Google telah bereksperimen dengan antarmuka pengguna. Hasilnya mereka menemukan bahwa pengguna akan mengikuti garis terdekat, sehingga panduan animasi akan membuat mereka terpaku di layar.

David Piece dari The Wall Street Journal,telah mencoba fitur itu. Ia mengatakan, antarmuka Google Maps bisa berubah-ubah. Sayangnya Google tak mengungkap kapan fitur itu akan meluncur ke seluruh pengguna. Pastinya, fitur itu akan segera tersedia untuk beberapa Pemandu Lokal. Bagi pengguna umum, fitur AR di Google Maps akan tersedia ketika Google merasa sudah siap.

Pierce mencatat beberapa hal yang bisa diambil dari fitur ini, yaitu data lokasi yang sangat spesifik. Fitur ini tidak akan selamanya ada di ponsel, melainkan akan hadir di kacamata AR. Perusahaan seperti Apple, Facebook, Google, North, Vuzix dan lainnya telah mengerjakan dan menjual kacamata AR mereka sendiri. Artinya fitur baru Google Maps juga akan tersedia pada perangkat wearable tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: