Google hentikan layanan Daydream VR dari Google Play Film & TV
Kabar baiknya, beberapa aplikasi lain seperti YouTube, Netflix, Hulu, dan Plex masih akan mendukung teknologi Daydream VR.
Google Daydream VR (Engadget)
VR saat ini menjadi salah satu aplikasi yang cukup banyak dipakai oleh para pengguna smartphone di seluruh dunia. Salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan, terutama bagi mereka pengguna perangkat Pixel adalah Daydream VR.
Aplikasi ini didukung oleh beberapa aplikasi lain, seperti Google Play Film & TV. Namun, belakangan ini dikabarkan bahwa Google akan segera menarik Daydream VR dari aplikasi tersebut.
Hal ini dirasa cukup mengejutkan bagi para penggunanya. Tapi, juru bicara Google mengatakan, meski Daydream VR ditarik dari Google Play Film & TV, aplikasi lain masih akan mendukung teknologi tersebut, seperti dikutip dari laman Engadget (14/6/2019).
Beberapa aplikasi lain, seperti YouTube akan masih dapat mendukung Daydream VR. Begitu juga dengan aplikasi yang bukan dikembangkan oleh Google, yakni Netflix, Hulu, dan Plex juga akan mendukung Daydream VR.
- Cara Menonaktifkan Gemini dan Mengembalikan Google Assistant di Ponsel Android
- Google Sewa 110.000 GPU Nvidia dari SpaceX, Bayar Rp16 Triliun per Bulan
- Google Luncurkan Dreambeans, Aplikasi AI yang Ubah Aktivitas Pengguna Jadi Cerita Bergaya Kartun
- Alphabet Siapkan Dana Rp1.300 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur AI
Pemberhentian dukungan ini mencerminkan beberapa tren dalam strategi Google. Di satu sisi, adanya tren berkurangnya pilihan hiburan di bawah branding Google Play. Google Play Music dikabarkan akan segera dihapus dan dipindahkan ke YouTube Music.
Google juga mengalihkan fokusnya dari VR ke augmented reality, setelah menutup studio Spotlight Stories VR. Mereka juga sudah mengumumkan akhir platform Jump VR dalam beberapa bulan terakhir.








