Fingerprint Nokia 9 PureView bisa dibobol bungkus permen karet
Sensor biometrik sejatinya menawarkan keamanan lebih bagi penggunanya. Namun apa jadinya kalau sensor itu bisa dengan mudah dibobol, misalnya pakai bungkus permen karet?
Source: Google
Nokia 9 PureView didapati mengalami masalah di sensor sidik jarinya. Ponsel yang hadir dengan in-display fingerprint sensor ternyata dapat dibuka dengan menggunakan sidik jari yang belum terdaftar sebelumnya. Terlebih lagi, menggunakan bungkus permen karet.
Dilansir dari AndroidAuthority (23/4), seorang YouTuber dengan akun TechAlter menunjukkan masalah tersebut melalui Twitter. Percobaan pertama dilakukan dengan menggunakan jari yang sudah terdaftar sebelumnya. Kunci layar Nokia 9 PureView dapat dibuka tanpa masalah.
Selanjutnya, percobaan dilakukan dengan menggunakan bungkus permen karet. Ternyata kunci layar Nokia 9 PureView dapat dibuka tanpa mengalami kendala. Hal sama juga terjadi pada jari yang sebelumnya tidak terdaftar.
Laporan itu muncul tak lama setelah HMD Global mengeluarkan update Nokia 9 PureView. Update tersebut dipercaya menyebabkan perubahan pada sensor sidik jari ponsel tersebut. Diprediksi bahwa HMD Global mengurangi sensitivitas untuk meningkatkan efektivitas sensor sidik jarinya. Namun, hal ini hanya terjadi pada sebagian perangkat saja.
- POCO X8 Pro Bakal Jadi Senjata Baru Gamer Naik Level di MLBB Season 40, Ini Alasannya
- Penjualan POCO X8 Pro Series Tembus 30 Ribu Unit Sehari, Performa Ekstrem Jadi Daya Tarik Utama
- POCO X8 Pro Series Meluncur, Simak Spesifikasi Gahar dan Harganya
- POCO X8 Pro Series Siap Meluncur 2 April 2026, Usung Performa Ekstrem dan Baterai Terbesar di Kelasnya
Untuk diketahui, masalah mengenai sensor sidik jari Nokia 9 PureView bukan kali ini saja terjadi. Editor di AndroidAuthority bahkan menyebut fingerprint Nokia 9 PureView tidak dapat digunakan. Ia mengeluh pada konsistensi sensor tersebut. Menurutnya membuka layar Nokia 9 PureView menggunakan sidik jari terbilang sangat sulit.
Untungnya, hal ini kabarnya dapat diperbaiki. Jika memang masalah ini terjadi karena update software, kemungkinan HMD Global akan segera menawarkan update baru untuk menangani masalah tersebut.








