Epic Games berikan tantangan untuk Steam
Epic Games mengatakan akan meniadakan ‘ekslusifitas’ jika Steam meningkatkan pendapatan untuk para pengembang.
Epic Games Store
Epic Games belakangan ini mendapatkan semua perhatian dari pengembang gim di seluruh dunia. Beberapa pengembang menyatakan bahwa mereka membuka kerjasama dengan Epic Games Store untuk menjual gim mereka secara eksklusif.
Hal ini dikarenakan tawaran yang diberikan oleh Epic Games lebih menarik dari Steam. Mereka menawarkan pembagian keuntungan 88 persen untuk pengembang dan 12 persen untuk mereka, yang tentunya sangat menggiurkan.
Di sisi lain, Steam meminta pembagian yang lebih besar. Toko retailer gim digital yang dipimpin Gabe Newel tersebut meminta 30 persen pendapatan dari pengembang untuk masuk ke kantong mereka. Tentu saja, harga ini kurang menarik bagi para pengembang.
Namun, belakangan ini CEO Epic Games, Tim Sweeney mengumbar tantangan terbuka bagi Steam. Dia mengatakan bahwa dirinya akan melepas status ‘gim eksklusif’ di platform mereka jika Steam melakukan sesuatu.
- Ancaman Siber Terkait Game Naik 86 Persen di Asia Tenggara, Gamer Muda Jadi Target Utama
- FFWS SEA 2026 Spring Dimulai 24 April, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tiket ke Esports World Cup
- Update Free Fire “Misteri Bawah Laut” Dirilis, Hadirkan Map Baru hingga Karakter Ray
- Tencent Cloud Luncurkan Solusi AI Gaming di GDC 2026, Perkuat Komunikasi dan Keamanan Game Global
“Jika Steam berkomitmen untuk berbagi pendapatan permanen 88 persen untuk semua pengembang dan penerbit tanpa ikatan utama, Epic akan segera mundur melakukan ‘eksklusifitas’ (sambil menghormati komitmen mitra kami) dan pertimbangkan untuk menempatkan gim kami di Steam,” kata Tim, seperti dikutip dari laman Engadget (24/4/2019).
Ini bukan pertama kalinya Epic Games menantang Steam. Beberapa waktu lalu, Tim juga pernah mengatakan untuk melepaskan eksklusifitas peluncuran gim Borderlands 3 di platform mereka.
Mereka akan melakukannya jika Gabe segera menuntaskan kehadiran gim legendaris Valve, yakni Half Life 3. Para penggemar sudah belasan tahun menunggu kehadiran gim tersebut, yang hingga saat ini pengembangannya masih sangat simpang siur.
Sayangnya, hingga saat ini baik pihak Steam ataupun Gabe belum menanggapi tantangan dari Epic Games. Tak ada yang tahu apakah mereka akan benar-benar menerima tantangan tersebut atau tidak.








