Discord menonaktifkan 55 juta akun di platformnya
Discord menerangkan akun yang dinonaktifkan sebagian besar karena terdapat pelanggaran terkait spam atau pelanggaran lainnya.
Discord, platform komunikasi bagi para gamers, baru saja memposting laporan keamanan dari bulan Januari hingga Juni 2022. Dalam laporan ini, Discord memaparkan telah menonaktifkan akun dan server yang telah melanggar beberapa aturan.
Dilansir dari PCGamers (29/10), Discord menonaktifkan 55.573.411 akun dan menghapus 68.379 server dari Januari hingga Juni 2022. Discord menerangkan akun yang dinonaktifkan sebagian besar karena terdapat pelanggaran terkait spam atau pelanggaran lainnya.
Discord dengan tegas menindak server dan pengguna yang melanggar beberapa aturan yang ada. Discord mengkategorikan penonaktifkan ini menurut pelanggarannya. Seperti ekstremisme, kekerasan, pelecehan seksual, hingga kekerasan anak.
- FFNS 2026 Spring Resmi Dibuka, Tim Indonesia Siap Bersaing Menuju Piala Dunia Free Fire
- Begini Cara Pemain Roblox Mengeksplorasi Gaya, Avatar, dan Game Favorit Sepanjang 2025
- RRQx7SINS Siap Angkat Nama Indonesia di Delta Force Invitational Warfare 2025
- GOGOGO School Championship Buka Peluang Pelajar SMA Masuk Ekosistem Esport Nasional Lewat Game MLBB
“Kami menonaktifkan 767.363 akun antara April dan Juni 2022 karena pelanggaran kebijakan tidak termasuk spam, turun 27% dari 1.054.358 akun yang dinonaktifkan pada kuartal sebelumnya, kami juga menonaktifkan 27.733.948 akun tambahan untuk spam atau pelanggaran terkait spam. Ini meningkat 6,5% dari kuartal sebelumnya ketika kami menonaktifkan 26.017.742 akun spam,” tulis Discord pada halaman resminya
Discord berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi para penggunanya. Namun, untuk merealisasikan hal tersebut, Discord membutuhkan kolaborasi serta dedikasi dari semua pihak agar terciptanya lingkungan yang ramah dan aman bagi seluruh pengguna.








