sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
Kamis, 25 Jun 2020 15:31 WIB

Call of Duty: Mobile, paling banyak diunduh dan paling untung saat ini

Usianya mungkin paling muda di platform mobile, tapi Call of Duty: Mobile menjadi gim yang paling banyak diunduh dan paling banyak meraup keuntungan.

Call of Duty: Mobile, paling banyak diunduh dan paling untung saat ini

Call of Duty: Mobile dilaporkan sudah mencapai jumlah unduhan lebih dari 250 juta di dunia. Sensor Tower melaporkan bahwa jumlah ini sudah termasuk dari versi yang dioperasikan langsung oleh Activision-Blizzard dan partner penerbit gim ini. 

Call of Duty: Mobile pertama kali diluncurkan pada Oktober tahun lalu. Sejak saat itu, gim yang meluncur berkat kerja sama Tencent dan Activision ini sudah mendapatkan jumlah unduhan lebih besar dari dua gim pesaingnya, yakni PUBG Mobile dan Fortnite di periode yang sama, yakni delapan bulan sejak meluncur. Sebagai pembanding, PUBG Mobile selama sekitar 265 sejak diluncurkan berhasil mengumpulkan unduhan sebanyak 236 juta, sementara Fortnite, dalam kurun waktu yang sama hanya berhasil mengumpulkan 78 juta unduhan saja. 

Sensor Tower (25/6) mencatat bahwa Call of Duty: Mobile mendapat popularitas tertinggi di kawasan AS. Di negara tersebut, gim ini sudah diunduh sebanyak 45 juta kali atau sekitar 18% dari seluruh unduhan. Sementara, negara dengan jumlah unduhan terbanyak kedua adalah India. Brazil mengisi posisi ketiga negara dengan jumlah unduhan Call of Duty: Mobile terbanyak. 

Sampai saat ini, gim Call of Duty: Mobile sudah mengumpulkan pendapatan sekitar USD327 juta dari seluruh pemainnya. Jumlah ini 78% lebih banyak dari jumlah yang berhasil dikumpulkan PUBG Mobile dalam waktu yang sama, setelah melakukan monetisasi pada April 2018. 

AS menjadi lumbung pendapatan gim Call of Duty: Mobile. Di negara ini, gim tersebut berhasil mengumpulkan USD134 juta dari pemainnya, atau sekitar 41% dari total pendapatannya. Di peringkat kedua dan ketiga, masing-masing terdapat Jepang dan Brazil. 

Share
back to top