Apple bajak data scientist dari Sillicon Valley
Apple mempekerjakan Data Scientist untuk menganalisa performa iklan mereka
Apple baru-baru ini mempekerjakan sejumlah orang berprofesi sebagai data scientist dari Sillicon Valley Data Science. Laporan Bloomberg (20/1) menyebutkan bila penambahan kekuatan SDM ini guna memperkuat analisa data mereka.
Sillicon Valley Data Science hadir sejak 2013. Startup ini menyediakan analisa data untuk perusahaan lain, guna meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, hingga memperkuat relasi melalui analisa data. CEO Sillicon Valley Data Science, Sanjay Mathur, bergabung dengan Apple sebagai bagian dari langkah ini.
Dalam posisinya yang baru di Apple, ia memimpin divisi Inisiasi Strategi dan Analitik. Ada sekitar 20 data scientist yang bergabung ke Apple. Mereka bekerja untuk menganalisa data yang berhubungan dengan inisiatif iklan Apple. Bisa jadi ini akan mengoptimalkan keran iklan di App Store.
- Apple Perkenalkan Siri AI di WWDC 2026, Hadir dengan Kemampuan Percakapan Lebih Canggih
- John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Jadi CEO Apple Mulai September 2026
- App Store Bangkit di Era AI, Lonjakan Aplikasi Tembus 100% di 2026
- Mac Mini Kini Bisa Jadi Mesin AI, Apple Resmi Izinkan eGPU untuk Akselerasi Kecerdasan Buatan








