Aplikasi ini bisa selamatkan orang overdosis

US Food and Drug Administration (FDA) kembangkan aplikasi bernama Second Chances yang bisa mendeteksi overdosis obat opioid.

Aplikasi ini bisa selamatkan orang overdosis Source: Pexels

Baru-baru ini terdapat aplikasi yang memberikan smartphone kemampuan untuk mendeteksi overdosis obat opioid dan mengingatkan orang lain untuk mendapatkan bantuan. Dilansir dari The Verge (10/1), Aplikasi ini bernama Second Chances yang masih dalam tahap pengembangan oleh US Food and Drug Administration (FDA).

Aplikasi ini dikembangkan setelah lebih dari 110 orang Amerika meninggal setiap hari karena overdosis opioid. Mengingat Epidemi opioid menjadi krisis overdosis obat paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.


BACA JUGA

Firefox bakal blok web tracker secara default

WhatsApp tak lagi bisa simpan foto profil

Laporkan bug di Facebook dengan menggoyang ponsel


"Ini adalah masalah kesehatan masyarakat yang sangat besar. Ini juga menjadi satu di mana tanda-tanda diagnostik dan penyebab bagaimana orang mati benar-benar kuat,” kata Ahli Anastesi, University of Washington, Jacob Sunshine.

Aplikasi ini akan memprediksi saat orang mengalami overdosis dengan perubahan pola pernafasan yang spesifik. Kedua aplikasi ini akan menggunakan teknologi sonar untuk mendeteksi perubahan tersebut dan memperingatkan teman atau saudara untuk memanggil bantuan.

Diklaim aplikasi ini mampu mengenali pola pernapasan mana yang sesuai dengan overdosis. Untuk melakukan itu, tim menguji Second Chances pada 194 peserta di Vancouver dan juga melakukan simulasi overdosis di ruang operasi. Pada klinik di Vancouver, peserta menyuntikkan opioid di bawah pengawasan staf dan akan dilakukan resusitasi jika peserta mengalami overdosis.

Kabarnya aplikasi ini telah diuji pada Galaxy S4 dan bisa mengidentifikasi sekitar 96 persen overdosis. Tandanya di mana pernapasan seseorang berhenti selama 10 detik atau kurang. Selain itu sekitar 87 persen dari kasus ini, terindetifikasi dari pernapasan yang melambat secara signifikan. Aplikasi ini juga diklaim secara tepat memprediksi 19 dari 20 kasus overdosis yang disimulasikan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: