Alasan mata kuliah Big Data hadir di FEB UI

Salah satu alasannya adalah mempersiapkan mahasiswa dengan kemampuan digital

Alasan mata kuliah Big Data hadir di FEB UI Foto: Lely Maulida/Tek.id

Pelajaran atau mata kuliah terkait komputasi biasanya menjadi keilmuan yang ditujukan untuk jurusan komputer. Namun seiring diadopsinya teknologi di berbagai sektor industri, ilmu komputasi pun kini dipelajari oleh jurusan lain.

IBM Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Indonesia (UI) untuk menghadirkan kelas Big Data dan Komputasi Kognitif. Lantas apa alasan IBM Indonesia membawa keilmuwan tersebut ke ranah ekonomi?


berita tentang tek.id

BACA JUGA

IBM diam-diam mau bikin smartwatch berlayar lipat

IBM rancang komputer terkecil di dunia, apa fungsinya?

Mata kuliah Big Data hadir di FEB UI


Mulanya program ini diinisiasi oleh Departemen Akuntansi FEB UI yang melihat perkembangan kemampuan yang dibutuhkan dari sumber daya manusia (SDM) saat ini. Disisi lain, IBM Indonesia pun menyadari bahwa pengguna dari teknologi merupakan pelaku bisnis. Oleh karenanya, IBM menyanggupi tawaran kerjasama dari perguruan tinggi ternama itu.

"Resource yang kita siapkan harus multi talenta, mengerti teknologi dan proses bisnis," terang Country Manager Global Businessman Partner IBM Indonesia, Novan Adian.

Mata kuliah pilihan yang diampu IBM Indonesia bisa diikuti oleh semua mahasiswa di FEB UI. Dengan kelas Big Data dan Komputasi Kognitif, diharapkan mahasiswa mampu menganalisa data sehingga mahasiswa bisa memprediksi perilaku customer-nya.

"IT sebagai tools-nya. Tapi orang yang memprogram, yang membuat data terkoneksi, yang membuat data berguna, berasal dari orang sendiri. Secanggih apapun teknologinya, ada orang dibalik itu. Orang itulah yang menjadi kunci," kata Novan.

Sementara itu Ketua Departemen Akuntansi FEB UI, Ancella A Hermawan mengatakan pengetahuan teknologi menjadi hal yang harus dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di era digital. Ini turut menjadi landasan FEB UI menghadirkan praktisi IT untuk membagikan wawasannya kepada mahasiswa.

"Mau enggak mau, mahasiswa kalau nanti bekerja harus mengerti data yang merupakan hasil teknologi informasi. Oleh karenanya kita benar-benar mencoba merumuskan kurikulum dengan knowledge yang dimiliki mahasiswa FEB UI. Apa yang harus dilakukan mereka tak hanya menerima data, tapi mampu membuat data menjadi berguna untuk pengambilan keputusan," kata Ancella.

IBM Indonesia mengklaim mata kuliah ini pertama kalinya hadir di perguruan tinggi di Indonesia. IBM juga tidak menutup kemungkinan mata kuliah ini akan segera hadir di perguruan tinggi lainnya. Sayangnya IBM enggan mengungkap perguruan tinggi yang akan bekerjasama dengan perusahaan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: