Seagate IronWolf Pro, kencang dan cocok untuk enterprise

Dengan kapasitas mulai dari 2TB hingga 12TB, Seagate IronWolf Pro memiliki fitur yang cocok untuk pengguna NAS enterprise.

Seagate IronWolf Pro, kencang dan cocok untuk enterprise Seagate IronWolf Pro 10TB

Mencari hard disk yang cocok untuk NAS memang tak semudah membalik telapak tangan. Kebanyakan NAS akan disiksa selama 24 jam non-stop oleh para penggunanya.

Saat ini, hard disk untuk NAS sudah terbagi ke beberapa kategori, yakni untuk rumahan dan untuk enterprise. Nah, pada kesempatan kali ini, Tek.id akan mengetes salah satu harddisk NAS untuk enterprise, yakni Seagate IronWolf Pro.


BACA JUGA

Samsung Galaxy A7 2018, Kameranya perkasa

Review ZenFone Max Pro M2 Indonesia, lebih bagus dari Mi 8 Lite?

Review Intel i9 9900K, si monster untuk gaming dan produktivitas


Kokoh dan terlindung dengan baik

Perbedaan yang langsung saya lihat antara Seagate IronWolf Pro dan hard disk konvensional adalah bagian bodinya. Bodi IronWolf Pro terbuat dari besi tebal, sehingga terlihat kokoh dapat melindunginya dengan baik.

Seagate juga menggunakan besi tebal di sekeliling bodinya. Maka tak heran, IronWolf Pro ini terasa sangat berat saat dibawa.

Konektornya sama dengan hard disk konvensional. Ada satu konektor SATA III yang mampu mentransfer data hingga kecepatan 6GBPS, dan satu konektor daya untuk menghidupkan hard disk tersebut.

Seagate IronWolf Pro ini memiliki kecepatan di 7.200rpm dengan cache hingga 256MB. Kecepatan ini sama seperti hard disk dengan performa tinggi lain yang kini ada di pasar.

Fitur kelas enterprise

Di atas kertas, Seagate mengklaim bahwa hard disk ini memiliki banyak fitur yang tidak ditemukan di hard disk konvensional. Salah satunya adalah RV sensors yang berguna untuk mempertahankan performa tinggi dalam casing NAS multi-hard disk.

Selain itu, ia juga dibekali AgileArray. Teknologi ini memungkinkan hard disk bekerja lebih optimal saat dipasang dalam konfigurasi RAID, dengan manajemen daya yang sangat baik.

Sebagai gambaran, IronWolf Pro membutuhkan daya sebesar 8 watt saat beroperasi. Saat idle, daya yang ditariknya menjadi 7 watt saja. Pada keadaan mati atau standby, daya yang dihisap perangkat ini hanya 1 watt saja.

Ada juga dukungan multi-hard disk hingga 24 perangkat di dalam satu perangkat. Hal ini cukup krusial mengingat para pengguna profesional akan menggunakan lebih dari 10 hard disk untuk menyimpan data perusahaan.

Belum lagi, jaminan daya tahan yang diberikan Seagate untuk IronWolf Pro ini. Mereka menjamin, ketahanan transfer data hingga 300 TB/tahun. Jadi, pengguna dapat menggunakan hard disk ini sampai dengan lima tahun.

Kecepatan transfer data yang cukup cepat

Saya mendapatkan Seagate IronWolf Pro dengan kapasitas 10TB. Seagate pun mempersiapkan kapasitas mulai dari 2TB hingga 12TB khusus untuk seri ini.

Hasil pengujian kinerjanya sangat mengesankan. Kecepatan membaca mencapai 262 Mbps,  sedangkan kecepatan menulis menyentuh 260 Mbps.

Jika dibandingkan dengan SSD WD Blue 1TB, kecepatannya cukup mengesankan. Apalagi, WD Blue 1TB menyentuh angka 50 Mbps write dan 492 Mbps read. Meski berbeda jauh, namun kecepatan ini bisa saya bilang cukup mengesankan.

Kesimpulan : Cocok untuk enterprise

Memiliki harga Rp7 juta-an, Seagate IronWolf Pro ditujukan untuk pengguna NAS enterprise. Fitur-fiturnya memang dipersiapkan untuk digunakan 24 jam non-stop.

Selain itu, kecepatan menulis dan membacanya cukup cepat, meski tidak dapat menyaingi kecepatan SSD. Namun, bagi mereka yang memang menggunakan hard disk ini hanya untuk menyimpan data dalam jumlah besar, hal tersebut tidak akan menjadi kendala besar.

 
Seagate IronWolf Pro 10TB
Bagus ...
  • Kapasitas besar
  • Tahan hingga 5 tahun
  • Terbuat dari besi tebal
Kurang ...
  • Harga mahal
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: