Review Plantronic BackBeat Pro 5100, cocok untuk musik up-beat

Plantronic BackBeat Pro 5100 tampil dengan desain minimalis yang stylish dan cocok untuk pencinta musik up-beat.

Review Plantronic BackBeat Pro 5100, cocok untuk musik up-beat

Setelah saya mencoba Plantronics BackBeat FIT 3200, earbud yang cocok untuk berolahraga. Kini saya juga berkesempatan untuk mencoba earbud Plantronic BackBeat Pro 5100 yang tampil lebih minimalis selama kurang lebih seminggu lamanya. 

Plantronic BackBeat Pro 5100 tampil dengan desain minimalis yang mampu membuat gaya saya semakin stylish. produk ini tampil dengan warna hitam dengan aksen logam. Earbud ini dibekali speaker dengan driver berukuran 5,8mm dan eartip karet. Plantronic juga menghadirkan tiga pilihan eartip karet (S, M, L) yang bisa disesuaikan dengan lubang telinga. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

D-Link DIR-842, sudah dapat WiFi 5GHz MU MIMO di bawah Rp1 juta

Review ZenFone 6, kami menyukainya

Review Black Shark 2 Pro, auto chicken dinner?


Menurut saya eartip tersebut mampu mengisolasi suara dari luar dengan cukup efektif. Sayangnya, menggunakan earbud ini dalam waktu cukup lama, telinga saya terasa pegal. Meski begitu, desain earbudnya cukup menempel di telinga, meskipun saya bergerak atau melakukan aktivitas. Jadi earbud ini tidak mengganggu aktivitas saya, dan tidak mudah lepas.  

Ini adalah gambar dari Plantronic BackBeat Pro 5100

Ditambah lagi, Plantronic BackBeat Pro 5100 dilengkapi dengan sertifikasi IPX4 yang membuatnya tahan terhadap keringat dan debu. Kedua unit driver juga memiliki proximity sensor, yang memungkinkan audio secara otomatis berhenti saat salah satu driver dilepas dari telinga dan akan melanjutkannya saat dipasang kembali. Oh iya, earbud ini juga dapat digunakan hingga sejauh 10 meter meskipun berjauhan dari perangkat. 

Plantronic membekali earbud ini dengan integrasi baterai, sehingga saya hanya perlu meletakkan masing-masing unit driver ke charging case dan menyambungkannya dengan kabel charger untuk mengisi dayanya. Charging case ini tentunya bisa digunakan untuk menyimpan earbud agar tidak hilang saat dibawa. Bukan hanya pengisian daya yang mudah, charging case tersebut juga sangat ringan dan ringkas sehingga saya bisa membawanya kemana-mana dengan mudah. 

Earbud ini dilengkapi dengan kapasitas daya 60 mAh, yang membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengisi dayanya hingga penuh. Dengan daya penuh, earbud ini bisa menemani saya hingga waktu 6,5 jam. 

Ini adalah gambar dari Plantronic BackBeat Pro 5100

Untuk konektivitasnya, Plantronic BackBeat Pro 5100 sudah menggunakan Bluetooth 5.0, seperti smartphone dan laptop. Proses menyambungkan earbud dengan perangkat bisa dilakukan dengan cepat. Earbud ini juga dibekali dengan berbagai kemampuan yang mempermudah penggunanya. Termasuk menjawab atau menutup panggilan, dan mengaktifkan asisten suara. 

Untuk modul kontrol pada unit driver tentunya masing-masing memiliki fungsi berbeda. Pada unit driver bagian kanan, berfungsi untuk melakukan paused dengan menekannya sekali dan mengaktifkan earbud dengan menekannya lebih lama. Sedangkan menekan dua kali untuk berganti ke lagu berikutnya dan tiga kali untuk mengganti lagu sebelumnya. 

Sementara driver bagian kiri, berfungsi untuk mengecilkan atau membesarkan volume suara. Hanya dengan menyentuhnya sekali untuk membesarkan volume, sementara untuk mengecilkan volume sentuh dan tahan. 

Ketika dipakai, Plantronic BackBeat Pro 5100 terbukti mampu mengisolasi suara-suara di sekitar saya. Jadi saya nyaman menggunakan earbud ini saat ingin fokus mengerjakan sesuatu. Saat saya mendengarkan lagu berjudul "Enchante" karya Fergie ft Axl Jack, mampu menyajikan suara bass yang baik dan mampu menyajikan lagu up-beat dengan suara yang seimbang.

Ini adalah gambar dari Plantronic BackBeat Pro 5100

Sedangkan saat saya mendengarkan lagu Pamungkas yang berjudul "I Love You But I'm Letting Go", earbud ini mampu menyajikan audio yang halus di telinga karena genre lagunya yang mellow. Ditambah lagi, earbud bisa menyajikan suara bergantian dari kanan dan kiri sehingga membuat saya semakin meresapi lagu tersebut. 

Tak ketinggalan, saya mengujinya dengan dengan format 8D untuk mendengarkan lagu Ed Sheeran berjudul "Shape Of You". Menurut saya, Plantronic BackBeat Pro 5100 mampu menampilkan surround sound yang terkesan mengitari saya. Ini juga tampil dengan bass yang dominan dan sangat cocok untuk musik yang bergenre up-beat. 

Kesimpulan 


Earbud Plantronic BackBeat Pro 5100 mampu memuaskan saya saat mendengarkan musik secara nyaman. Ditambah lagi earbud ini cocok untuk pencinta musik dengan karakter bass yang cukup dominan karena dapat menyajikan bass yang pas dan kemampuan surround sound. Tak hanya suara, desainnya juga tampil stylish sehingga semakin memperkece gaya saya. 

Baterai earbud ini juga bisa digunakan cukup lama dengan waktu pengisian daya yang terbilang cepat. Oh iya, bodinya yang kecil dan ringan juga mempermudah saya untuk membawanya kemana pun saya pergi. Sayangnya modul kontrol untuk volume bekerja kurang baik, sehingga saya masih harus melakukannya secara manual melalui smartphone atau laptop.

 
Plantronic BackBeat Pro 5100
Bagus ...
  • Desain minimalis dan stylish
  • Suara yang disajikan cocok untuk pencinta up-beat
  • Baterai tahan lama dan hanya membutuhkan waktu sebentar untuk mengisi daya
Kurang ...
  • Earbud membuat telinga sedikit pegal bila digunakan dalam waktu lama
  •  
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: