Review game

Review NBA 2K19, rasa lama cerita baru

Kontrol gim ini tetap sama seperti sebelumnya. Ini bagus bagi para penggemarnya. Cerita baru yang lebih segar, membuat para gamer terhanyut jalan ceritanya.

Review NBA 2K19, rasa lama cerita baru NBA 2K19

Para pecinta basket pasti tak asing lagi dengan gim besutan 2K Sports, yakni NBA 2K series. Pada kesempatan ini, tek.id akan mengulas fitur yang dibawa 2K Sports ke gim terbaru mereka, yakni NBA 2K19

Rasa lama, cerita baru

Saat pertama kali memainkan gim ini, saya merasa sangat familiar dengan semua hal yang ada di NBA 2K18. Mulai dari menu, tata letak permainan, hingga tata letak mapping stick tidak mengalami perombakan. Ini bukan hal buruk, melainkan sebuah kabar gembira. Saya pun tak perlu menghapal kontrol baru untuk memainkannya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

QNAP QSW-308-1C, switch murah untuk rumah dan bisnis kecil

ThinkBook 13S, si mungil dengan kemampuan ThinkPad

Ryzen 2200G vs Ryzen 3200G, layak untuk upgrade?


Saat saya masuk ke menu utama, yakni My Career, saya merasakan ada beberapa hal yang berbeda. Salah satunya adalah cerita. Menurut saya, cerita kali ini lebih menarik dibandingkan dengan pendahulunya.

Gamer akan dibawa dalam cerita ‘The Way Back’. Ya, sesuai judul, karakter utama berusaha menunjukkan dirinya agar bisa bermain di Amerika, tepatnya di NBA, setelah terpuruk di sebuah tim Asal China yang bernama Shanghai Bears.

Uniknya, karakter utama ini memiliki latar belakang unik. Dia meninggalkan perguruan tinggi demi mendapatkan NBA Draft. Sayang, dia terbentur nasib dan tidak masuk dalam nominasi pilihan klub-klub NBA.

Konflik terus terjadi ketika dia bertemu dengan kawan lamanya saat di kampus. Dari situ, posisinya di tim tersebut semakin terancam. Dan pada akhirnya, dia luntang-lantung mencari kepastian dan jati diri.

Dia pun bertemu dengan seseorang dari NBA. Karakter utama dibawa ke Amerika, dan bermain di sebuah tim yang tadinya cukup terkenal, namun kini meredup. Nah, bagaimana kelanjutan dari cerita ini?

Saya memutuskan untuk berhenti di sini karena cerita NBA 2K19 sangat menarik untuk diikuti. So, Anda harus menyaksikannya sendiri saat bermain gim tersebut. Saya jamim, Anda akan terlarut.

Kostumasi lengkap, bingung membuat karakter yang tepat

Hal yang paling saya sukai dari gameplay 2K19 adalah kostumasi. Meski pemilihan wajah untuk karakter utama yang cukup terbatas, namun pilihan default sudah cukup mewakili penampilan karakter yang saya ingin tampilkan.

Yang membuat saya terkesan adalah saat menentukan beberapa bagian tubuh dari pemeran utama. Tapi perlu diingat, kostumasi bagian tubuh akan sangat terkait dengan posisi yang ingin Anda mainkan.

Sebagai pemain basket, dan saya selalu bermain di posisi Center, maka ganjil rasanya bilamana saya tidak membuat karakter dengan posisi yang sama. Jadi, pilihan yang saya pertama kali dapatkan adalah tinggi badan.

Saat memilih tinggi badan, 2K Sports memberikan perbandingan tubuh yang dipilih dengan pebasket resmi yang sudah terdaftar di NBA. Jadi, kemampuannya seharusnya sama dengan pemain basket yang diilustrasikan tersebut.

Kostumasi yang diberikan kepada para gamer sangat lengkap. Saya sampai bingung membuat karakter utama. Tapi ini hal yang positif. Saya sangat ingin membuat karakter yang sangat sesuai dengan kemauan saya.

Seperti di gim-gim sebelumnya, gamer dapat mengubah beberapa detail karakter tersebut, seperti penambahan aksesori, gaya bermain, dan bahkan penggantian muka dan lainnya. Jadi, jangan heran bila, di tengah jalan, Anda bisa mengganti karakter sesuka hati.

Sayang, ada satu hal yang kurang berkenan di hati saya, yakni tidak ada perubahan grafis yang dramatis dibandingkan dengan gim sebelumnya. Padahal, saya sudah mengharapkannya.

Gamplay yang sama dengan tahun sebelumnya

Dalam kendali kontroler, saya tidak menemukan perubahan yang berarti. Jadi, saat mulai masuk ke gim, saya langsung terbiasa. Jadi, tak ada lagi alasan gamer akan kebingungan dalam menggunakan mekanisme bermain ini.

Ada beberapa tambahan fitur di NBA 2K19. Salah satunya adalah mencegah lawan melewati gamer melalui buff yang sangat dibutuhkan untuk pertahanan.

Hal ini memaksa para gamer untuk menjadi cerdas dengan bola dan dengan gerakan menggiring bola. Jangan melakukan kesalahan yang sama dengan saya, yang melakukan spamming thumbstick terlalu intensif yang mengakibatkan stamina menurun.

Pass lintas karakter pun terasa lebih berisiko. AI yang ada di dalam gim ini pun mengalami peningkatan kecerdasan. Bahkan, kini mereka dapat mengantisipasi setiap gerakan Anda. Ini membuat pelanggaran tampak menantang pada awalnya.

Tapi setelah mempelajari semua gerakan yang dibutuhkan, rasanya AI generasi terbaru ini terasa lebih agresif dalam mempertahankan gawang mereka.

Mode online lewat fitur baru

Hal lain yang sangat sukai dari NBA 2K19 adalah kemunculan fitur The Neighborhood. Fitur ini memungkinkan para gamer berinteraksi dengan pemain gim lain secara online. Jadi, saat gamer bosan bermain mode My Career, bisa mencoba mode tersebut.

Mode ini membawa karakter utama yang dibuat gamer ke jalanan. Saya pun lebih suka bermain di mode tersebut, bila dibandingkan dengan mode lain.

Selain itu, pengguna juga dapat bermain dengan gamer lain adalah melalui mode Play Now. Saya pun bisa bermain dengan gamer lain dengan pilihan tim yang berbeda. Menarik bukan?

Kesimpulan : Tetap asyik dengan cerita baru

Jika Anda mengaku penggemar berat basket, NBA 2K19 patut untuk dimainkan. Belum lagi, gim ini tersedia di berbagai platform, seperti PlayStation 4, Xbox One, dan juga PC.

Anda akan mendapat banyak kebebasan dalam melakukan kostumasi pemain, sampai Anda bingung membuat karakter yang sempurna untuk Anda. Belum lagi, gim ini juga dilengkapi fitur online yang sangat baik dan cerita yang sangat menarik. Jadi, sangat sayang bila Anda melewatkan gim yang satu ini.

Untuk mendapatkannya, penggemar harus merogoh kocek Rp740 ribu yang datang dengan sampul Giannis Antetokounmpo. JIka Anda menginginkan edisi spesial ulang tahun ke-20,  Anda diharuskan membayar Rp1,3 juta. Cukup mahal bukan?

NBA 2K19
Bagus ...
  • Kontrol sama
  • Jalan cerita baru
  • Kostumasi skil lengkap
Kurang ...
  • Tak ada pembaruan berarti di sisi gravis
  • Harga cukup mahal
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: