sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id telkomsel
  • partner tek.id poco
Sabtu, 20 Mei 2023 16:08 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 1, laptop terjangkau cocok buat pelajar

Sebagai laptop pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor AMD Ryzen AMD Ryzen 7000 series, Lenovo IdeaPad Slim 1 cocok untuk pelajar dan konten kreator pemula.

Lenovo IdeaPad Slim 1, laptop terjangkau cocok buat pelajar

Selama beberapa tahun terakhir ini, laptop entry level yang mumpuni berada di kisaran harga Rp10 juta. Dengan harga ini, pengguna ditawarkan sebuah laptop dengan prosesor mainstream bertenaga yang dapat digunakan untuk berbagai macam hal.

Namun, kisaran harga Rp10 juta mungkin terlalu mahal bagi beberapa kalangan untuk diberikan ke anak mereka, atau untuk para pemula yang baru terjun untuk mencoba melakukan editing foto dan video.

Melihat masalah ini, Lenovo menghadirkan sebuah laptop entry level baru yang menawarkan prosesor AMD Ryzen 3 di harga Rp6 juta-an. Di harga ini, pengguna sudah mendapatkan prosesor AMD Ryzen 3 77320U, RAM DDR5 hingga 8GB, dan penyimpanan SSD NVMe 256GB.

Penasaran bagaimana pengalaman kami dalam menggunakan Lenovo IdeaPad Slim 1, serta apa saja kelebihan dan kekurangan dari laptop yang satu ini? Kalau penasaran, pastikan simak artikel review Lenovo IdeaPad Slim 1 berikut inI sampai habis!

Desain mainstream, keyboard dan trackpad masih oke, kamera standar saja

Untuk desain sendiri, Lenovo IdeaPad Slim 1 memiliki desain yang cukup mainstream. Bentuknya simpel, dengan ukuran layar 14 inci. Meski demikian, laptop ini cukup tipis dengan ketebalan 1,79cm saja.

Hal ini dapat dicapai dikarenakan Lenovo menggunakan bahan polycarbonat untuk keseluruhan laptop ini. Sedangkan untuk bobotnya, laptop ini hanya memiliki bobot 1,37Kg saja. Jadi, cukup enteng untuk dibawa anak sekolahan.

Untuk unit review kali ini, kami mendapatkan warna Cloud Grey, yang menurut kami lebih condong ke warna silver. Pemilihan warna ini membuat laptop terlihat cukup elegan meski memiliki harga yang cukup terjangkau.

Untuk port sendiri, di sebelah kiri terdapat port pengisian daya, port USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 1.4b, USB-C 3.2 Gen 1 (data only), serta port jack audio 3,5mm.

Sedangkan di sebelah kiri terdapat USB 2.0 Type-A dan sebuah SDCard reader.

Kehadiran port USB Type-C memang sebuah bonus, ditambah sudah menggunakan protokol USB 3.2 Gen 1 merupakan nilai plus karena menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi. Sayang, port ini hanya memiliki kemampuan transfer data saja dan tidak bisa digunakan untuk pengisian daya serta display out, dimana akan menjadi nilai jual yang lebih baik untuk laptop ini.

Beralih ke keyboard dan trackpad, untuk sebuah laptop entry level, sebenarnya tak banyak yang bisa dikomplain. Ukuran keycaps yang ada di laptop ini cukup besar digunakan untuk orang dewasa, serta setelah digunakan mengetik selama 3-4 jam tidak membuat jari lelah.

Sedangkan untuk trackpad-nya memiliki ukuran yang cukup besar, namun sayang kurang responsif saat digunakan untuk aplikasi pengolahan gambar, seperti Adobe Photoshop. Tapi, untuk penggunaan harian, trackpad-nya memiliki respon yang cukup baik.

Terakhir, untuk kamera, mereka menggunakan kamera HD 720p dengan kualitas yang sangat amat standar. Meski cukup untuk digunakan melakukan panggilan video, namun jika kalian berencana melakukan perekaman gambar, kualitasnya sangat amat standar dengan cukup banyak noise yang mengganggu meski di keadaan yang cukup terang.

Layar cukup luas namun kurang greget

Untuk menekan harga jual, memang Lenovo harus mengorbankan beberapa hal. Selain menggunakan material polycarbonat di body, mereka juga harus mengorbankan sektor layar di laptop ini.

Mereka memilih untuk menggunakan panel TN, namun menawarkan luas layar sebesar 14 inci. Resolusinya juga sudah Full HD 1080p dengan rasio layar 16:9. Namun karena menggunakan panel TN, warna dan kecerahan layar yang ditawarkan kurang greget.

Kecerahan layarnya hanya 220 nits, yang cukup terang digunakan ketika di dalam ruangan. Namun saat digunakan di luar ruangan, kecerahan layarnya kalah dengan sinar matahari di siang bolong.

Refresh rate-nya juga hanya 60Hz, dimana memang standar untuk sebuah laptop mainstream. Dan saat kami gunakan untuk mengedit foto dan video, warnanya kurang akurat. Maklum, rating yang diklaim oleh Lenovo untuk layar ini hanya 85% AAR.

Saat digunakan untuk menonton film juga warnanya terasa cukup flat. Namun untungnya, speaker yang ada di laptop ini cukup lantang dan sudah mendukung Dolby Audio sehingga membuat pengalaman menonton cukup nyaman.

Spesifikasi ajaib, edit video ringan cukup menyenangkan

Nah untuk spesifikasi sendiri, dengan harga Rp6 juta-an, Lenovo IdeaPad Slim 1 menawarkan spesifikasi yang ajaib. Untuk unit yang kami ulas saat ini memiliki prosesor AMD Ryzen  3 77320U, RAM 8GB LPDDR5 (soldered), serta SSD 256GB NVMe. Sebagai informasi, konfigurasi ini dibanderol Rp6,99 juta, yang sering kali di diskon ke Rp6,079 juta saja.

Untuk prosesor sendiri, AMD Ryzen  3 77320U memiliki total 4 core dan 8 thread, dengan kecepatan dasar 2,4GHz dan dapat berlari hingga di kecepatan 4,1GHz. Ini menjadi standar prosesor mainstream di 2023 bagi kami, yang sebelumnya ditempati oleh AMD Silver/Gold.

Pilihan RAM 8GB yang tidak dapat di upgrade karena di solder memang menjadi salah satu faktor penting dalam memilih laptop, tapi karena laptop ini ditujukan sebagai laptop mainstream, kapasitas 8GB mungkin sudah cukup. Tapi, dengan penggunaan RAM DDR5 memberikan tambahan performa jika dibandingkan dengan laptop yang menggunakan RAM DDR4 dengan prosesor di level yang sama.

Sedangkan untuk SSD, karena menggunakan SSD NVMe bukan eMMC, pengguna dapat melakukan upgrade ke kapasitas yang lebih tinggi. Selain itu, penggunaan SSD NVMe juga memberikan kecepatan read/write yang tinggi sehingga dapat melakukan booting serta membuka atau menyimpan data dengan cepat. Berikut ini hasil benchmark yang telah kami lakukan : 

Benchmark prosesor

Benchmark SSD

Sedangkan pengalaman editing foto dan video, kami mencoba menggunakan beberapa aplikasi editing, seperti dari Photoshop, Illustrator, Corel Draw Premiere Pro, dan CapCut. Untuk pengalaman penggunaan editing foto, kami dapat mengedit foto tanpa banyak kendala.

Namun, untuk pengeditan video, kami agak terkendala karena keterbatasan RAM, apa lagi saat melakukan editing di Premiere Pro dengan resolusi di atas 1080p. Bahkan ketika kami mengedit file 1080, selama editing, kami harus mereduksi kualitas video saat scrubbing video.

Tapi, untuk kalian para pemula yang melakukan editing menggunakan aplikasi editing video ringan seperti Capcut dan lainnya, Lenovo IdeaPad Slim 1 dapat menjalankan aplikasi ini dengan sangat baik. Bahkan, kami dapat melakukan editing dan render video 4K dengan lancar.

Performa baterainya juga cukup panjang. Selama penggunaan normal, kami bisa menggunakan laptop yang satu ini selama 9 jam non stop. Daya tahan ini cukup baik untuk digunakan bagi para pelajar dan juga mereka yang sering bekerja di luar ruangan.

Kesimpulan : Cocok untuk pelajar dan pemula

Untuk para pelajar dan pemula, dengan harga Rp6,5 juta-an kalian sudah mendapatkan sebuah laptop yang dapat digunakan seharian. Performa dari prosesornya yang sudah menggunakan prosesor AMD 7000 series juga dapat membantu pekerjaan mereka lebih cepat selesai.

Desainnya yang tidak terlalu kaku dan bobotnya yang cukup ringan membuat Lenovo IdeaPad Slim 1 juga nyaman untuk dibawa kemana-mana. Namun, layar yang ada di laptop ini agak sedikit pas-pasan sehingga kurang cocok untuk profesional.

Share
×
tekid
back to top