sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
Senin, 22 Jun 2020 10:17 WIB

ASUS ROG Strix Z490-E Gaming, motherboard flagship harga mid-range

Dihargai tak sampai Rp6 juta, ROG Strix Z490-E Gaming menawarkan fitur motherboard gaming kelas atas.

ASUS ROG Strix Z490-E Gaming, motherboard flagship harga mid-range
ASUS ROG STRIX Z490-E GAMING

Intel baru saja memperkenalkan jajaran prosesor desktop terbaru mereka, yakni Intel Core i-series generasi ke-10 alias Comet Lake S. Prosesor ini digadang-gadang sebagai prosesor gaming terbaik yang ada saat ini.

Nah, untuk mengeluarkan semua kemampuan prosesor tersebut, memilih motherboard yang tepat merupakan sebuah kewajiban. Platform Z490 pun menjadi salah satu hal yang wajib digunakan oleh para gamer yang ingin mengeluarkan semua potensi prosesor tersebut.

Pada kesempatan kali ini, tim Tek.id kedatangan salah satu motherboard gaming dari ASUS, yakni ROG Strix Z490-E Gaming. Motherboard ini merupakan salah satu motherboard flagship milik mereka.

Penasaran dengan fitur apa saja yang ditawarkan oleh produk yang satu ini? Jika penasaran, pastikan simak ulasan kami berikut ini sampai habis!

Desain

Seperti jajaran motherboard ROG lainnya, ASUS memberikan tema hitam tanpa aksen warna tambahan. Ukurannya pun standar ATX, namun bagi kalian yang memiliki casing yang cukup kompak, kalian akan kesulitan dalam memasang motherboard ini.

Namun, untuk membuat motherboard ini terlihat lebih menonjol, mereka menyematkan LED di dua bagian terbesar di perangkat ini.

Yang pertama ada di bagian atas. ASUS menyematkan LED di atas I/O Port yang terdiri dari logo ROG dan tulisan STRIX. Yang menarik, di bagian ini saja, kalian akan mendapatkan total 4 lokasi pencahayaan yang dapat diatur secara manual.

Kemudian, di bagian bawah, kalian akan menemukan LED di salah satu bagian cooler untuk southbridge pada motherboard ini. LED ini memiliki tulisan berupa ROG yang juga memiliki total 4 lokasi pencahayaan yang juga dapat diatur secara manual.

Untuk mengatur LED ini, kalian akan memiliki beberapa pilihan aplikasi, seperti Armoury Crate dan menggunakan software iCue milik Corsair. Secara pribadi, kami lebih memilih untuk menggunakan aplikasi iCue karena memiliki lebih banyak opsi pencahayaan yang sesuai dengan keinginan kami.

Cover di bagian bawah pun dapat dilepas. Kalian wajib melepas cover ini jika kalian ingin memasang SSD M.2 NVMe. Dan pada saat dilepas, kalian dapat melihat LED untuk cover tersebut. Oh iya, kedua slot SSD ini sudah dilengkapi dengan thermal pad untuk memastikan performa SSD kalian tetap prima.

Kalian juga akan mendapatkan total 2 PCIe 3.0 x16 yang dilindungi oleh bagian metal untuk memberikan kekuatan ekstra, 1 PCIe 3.0 x16, serta 3 PCIe 3.0 x1. Motherboard ini juga sudah mendukung baik SLI atau Crossfire.

Untuk slot RAM, motherboard ini memiliki total 4 slot DIMM DDR4, dengan dukungan kapasitas maksimal 128GB. Pengguna juga akan dapat menjalankan RAM di kecepatan 4600Mhz di perangkat ini.

Kalian akan menemukan total 6 FAN header di motherboard ini, dan 1 AIO Pump dan 1 Water Pump header di ROG Strix Z490-E Gaming. Hal ini memungkinkan para gamer untuk mendinginkan komponen di dalam casing dengan maksimal 6 kipas.

Bagi kalian yang suka memodifikasi casing dengan LED, motherboard ini mendukung hingga 2 Addressable RGB header. Kalian juga akan mendapat 2 Aura RGB Strip Headers untuk perangkat yang support dengan AURA.

Dikarenakan masih termasuk dalam keluarga ROG, motherboard ini juga dilengkapi dengan satu LED DEBUG code, yang hadir dengan header khusus untuk memonitor suhu menggunakan perangkat eksternal. Namun sayang, di ROG Strix Z490-E Gaming tidak terdapat tombol power dan reset yang tertanam langsung di motherboard.

Untuk peripheral tambahan, kalian akan mendapatkan 1 konektor USB 3.2 Gen2, 1 konektor USB 3.2 Gen 1 , 2 konektor USB 2.0, 6 konektor SATA 6Gb/s, serta 1 Thunderbolt header. Dengan opsi ini, pengguna dapat membuat sebuah komputer dengan berbagai macam konfigurasi konektor.

Tapi, selama memasang motherboard ini ke dalam casing, kami menemukan sedikit kesulitan dalam memasang konektor. Port SATA di beberapa casing tak sejajar dengan lubang di casing, dan penempatan port USB 3 dan Thunderbolt pun membuat tampilan casing kurang rapih karena harus menonjol keatas.

Beralih ke bagian VRM, ASUS memberikan motherboard ini pendinginan VRM yang sangat mumpuni. Mereka menempatkan sebuah pipa pendingin dan heatsink super besar dan tebal untuk memaksimalkan pendinginan saat pengguna ingin melakukan overclock.

Kalian juga diberikan 1 kipas mungil oleh ASUS untuk mendinginkan VRM jika kalian memerlukannya. Oh iya, selain kipas, ASUS juga memberikan aksesoris lain, seperti gantungan kunci ROG dan lainnya di dalam paket penjualan.

Terakhir, untuk bagian I/O, kalian akan mendapatkan banyak pilihan port yang bisa digunakan. ROG Strix Z490-E Gaming hadir dengan total 4 USB 3.2 Gen 2, 2 USB 3.2 Gen 1, serta 4 USB 2.0.

Tak ketinggalan, kalian juga akan mendapatkan 1 Intel I225-V 2.5Gb Ethernet dan ASUS WiFi module (Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dan Bluetooth v5.0), yang sudah mendukung WiFi 6 untuk kecepatan nirkabel yang lebih tinggi. Kalian juga akan mendapatkan antena dalam paket penjualan.

Ada juga 1 DisplayPort dan 1 HDMI jika kalian perlu menggunakannya. Selain itu, terdapat juga 1 USB BIOS FlashBack Button untuk mereset atau melakukan flash BIOS tanpa harus masuk ke dalam BIOS.

Terakhir, ada juga dukungan audio 5.1 ROG SupremeFX 8-Channel High Definition Audio CODEC S1220A untuk pengalaman audio yang berkualitas. ASUS mengklaim chipset audio ini dapat menghasilkan hingga 20 dB SNR stereo playback output dan 113 dB SNR recording input.

Software

Secara default, ROG Strix Z490-E Gaming hadir dengan software Armoury Crate. Software ini bisa dibilang memiliki fungsi yang cukup besar. Salah satunya adalah dapat melakukan pengaturan RGB di perangkat yang mendukung AURA Sync.

Selain itu, kalian juga dapat menggunakan software ini sebagai game library, dimana semua gim yang telah terpasang di komputer pengguna terkumpul menjadi satu.

Kalian juga dapat membuat skenario sendiri untuk menentukan profil pencahayaan dan lainnya di komputer kalian.

Tapi, fitur yang menurut kami paling berguna adalah fitur pemindaian pembaruan driver. Pengguna akan mendapatkan informasi mengenai driver terbaru, yang juga dapat langsung diperbarui menggunakan aplikasi ini.

Sedangkan di sisi BIOS, tampilan BIOS dari ROG Strix Z490-E Gaming cukup standar seperti motherboard ROG lainnya. Pengguna juga dapat melakukan konfigurasi simpel melalui menu EZTuning, atau dapat melakukan pengaturan biasa menggunakan mode advance.

Kesimpulan

Dibanderol di harga Rp5,5 juta-an, ROG Strix Z490-E Gaming bisa dibilang sebagai motherboard flagship dengan harga yang cukup terjangkau. Berbagai fitur modern, seperti WiFi 6, LAN 2,5Gbps, dan lainnya terdapat di dalam perangkat ini.

Selain itu, pengguna juga dapat mengkostumisasi komputer mereka karena motherboard ini sudah mendukung LED yang cukup banyak. Tak ketinggalan, software yang diberikan oleh ASUS juga cukup berguna bagi para gamer.

80
ASUS ROG Strix Z490-E Gaming
 
Keunggulan
  • Cukup Terjangkau
  • Konektifitas Juara
  • Sudah Mendukung WiFi 6
 
Kekurangan
  • Beberapa Lokasi Internal Port Susah Terjangkau
Share
back to top