sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
Kamis, 17 Mar 2022 16:10 WIB

Alienware M15 Ryzen Edition R5, kembalinya laptop gaming legendaris

Setelah sekian lama absen dari Indonesia, Dell pada akhirnya kembali membawa jajaran laptop gaming Alienware ke Indonesia, diawali denngan M15 series.

Alienware M15 Ryzen Edition  R5, kembalinya laptop gaming legendaris

Seperti diketahui, Dell cukup lama tak memasukkan jajaran laptop gaming Alienware ke Indonesia selama beberapa belas tahun terakhir ini. Kemungkinan besar, hal ini dikarenakan pada kala itu, traksi bisnis laptop gaming di Indonesia masih belum terlalu baik.

Tapi, pada akhir 2021, Dell pada akhirnya kembali membawa laptop Alienware ke tanah air. Total ada empat varian laptop gaming Alienware, dua laptop menggunakan prosesor Intel dan dua laptop lain menggunakan prosesor dari AMD.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas Alienware M15 Ryzen Edition R5. Meski ada embel-embel R5 di laptop ini, bukan berarti laptop ini menggunakan prosesor Ryzen 5, melainkan menggunakan prosesor Ryzen 7.

Sebelum membahas performanya, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu desain dari laptop gaming yang satu ini. Sebab, menurut kami desain dari laptop gaming ini beda dari yang lainnya.

Desain

Tidak seperti laptop gaming lainnya, laptop ini terkesan lebih membulat. Hal ini dikarenakan bagian belakang dari laptop ini, yang merupakan pembuangan angin, memiliki bentuk yang membulat.

Bagian engsel layar tidak berada tepat di bagian belakang laptop, tapi berada sekitar empat atau lima sentimeter dari body belakang. Engselnya pun cukup kokoh untuk menahan beban layarnya di berbagai sudut pandang.

Untuk skema layar, mereka memiliki dua warna untuk laptop ini. Bagian luar dari laptop ini memiliki warna abu-abu gelap sedangkan bagian dalam memiliki warna hitam. Mereka menyebutnya sebagai dark side of the moon. Menurut kami, perpaduan warna ini membuat tampilan Alienware M15 Ryzen Edition R5 ini menjadi classy.

Di bagian penutup layar, terdapat sebuah logo kepala alien yang sudah mereka gunakan semenjak brand ini dibuat. Logo ini juga memiliki lampu LED yang dapat diatur oleh pengguna.

Selain di bagian penutup layar, logo ini juga terlihat di bagian body dalam, yang juga berfungsi sebagai tombol power. Sama seperti di bagian luar, logo ini juga memiliki LED yang akan menyala saat laptop dalam keadaan menyala.

Kesan minimalis juga terlihat di semua bagian laptop ini, karena tidak terlalu banyak emblem-emblem di laptop ini. Kita hanya akan melihat tulisan M15 yang tersamar di bagian penutup layar serta tulisan alienware di bezel bawah layar.

Laptop ini juga hadir dengan cukup banyak lubang ventilasi. Di bagian atas keyboard terdapat lubang angin yang cukup besar yang berfungsi sebagai intake. Di bagian bawah juga terdapat lubang angin yang besar dan memiliki fungsi yang sama.

Sementara untuk lubang pembuangan, terdapat empat lubang yang dipersiapkan di laptop ini. Terdapat dua lubang pembuangan di bagian belakang serta masing-masing satu lubang pembuangan di sisi kiri dan kanan.

Dell menggunakan sistem pendingin yang cukup baik, dengan hadirnya dua kipas yang diklaim 10 persen lebih baik dari pendahulunya. selain itu, terdapat juga beberapa heat pipe besar yang dapat mengantisipasi panas dari CPU dan GPU.

Untuk port, di sebelah kiri terdapat 2 USB 3.2 gen 1 type A sementara di sebelah kanan terdapat 1 port LAN 2,5Gbps serta jack audio 3,5mm. 

Dan di bagian belakang terdapat satu USB 3.2 Gen 2 Type C, satu port USB 3.2 Gen 1 Type A, sebuah port HDMI 2.1, serta charging port. Dan uniknya, di bagian ujung chargernya terdapat LED yang bersinar ketika tersambung dengan listrik.

Untuk layarnya, Dell mengusung layar 15,6 inci dengan resolusi QHD. Panelnya menggunakan panel IPS dengan refresh rate 240hz dengan response time 2ms. Sudah gitu, monitor ini juga mendukung NVIDIA G-Sync.

Tapi, lucunya, laptop ini juga mendukung teknologi AMD Freesync. Hal ini kalian dapat akses ketika menggunakan grafis terintegrasi yang ada di prosesor AMD Ryzen di laptop ini.

Untuk sebuah laptop gaming, bezel layar dari alienware M15 Ryzen edition R5 ini cukup tipis di sisi kiri, kanan, serta atas. Sedangkan di bagian bawah terdapat bezel yang besar. Dell juga menyematkan kamera di bagian bezel atas yang juga memiliki teknologi pemindai infra red untuk mengaktifkan fitur Windows Hello Face.

Untuk kameranya sendiri, kami agak sedikit kecewa. Sebab, meski dalam keadaan cahaya cukup terang, kualitas tagnkapan videonya jsutru cenderung lebih gelap. kameranya memiliki resolusi 0,9mp dengan perekaman video maksimal di 720p.

Meski demikian, kamera ini cukup mengakomodir untuk melakukan meeting online atau untuk belajar di rumah. Tapi untuk live streaming, kami tidak menyarankan kalian menggunakan kamera ini ya. Sementara itu untuk mikrofonnya, kami cukup puas karena suaranya lantang dan jelas.

Speaker yang ada di laptop ini pun terbilang sangat kencang di kelasnya. Hal ini berhasil mereka pertahankan semenjak mereka membuat laptop gaming sedari awal. Ada juga fitur virtualisasi lokasi arah datang suara, yang membuat kita mendapat keuntungan saat bermain gim FPS online. Tapi, fitur ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan kok melalui Alienware Command Center.

Keyboard yang ada di laptop ini juga sangat nyaman untuk digunakan. key travelnya memang sedikit agak tinggi, namun tetap responsif. Sementara itu keyboardnya memiliki berat yang cukup dimana tidak terlalu membuat jari pegal saat sesi bermain gim yang cukup panjang.

Keyboardnya sendiri memiliki tipe TKL, terdapat tiga zona pencahayaan RGB yang dapat dikonfigurasi oleh pengguna melalui aplikasi alienware command center. Dan yang paling menarik adalah hadirnya empat tombol shortcut tambahan, yakni mute/unmute microphone, mute/unmute volume, serta volume up down.

Spesifikasi & Performa

Beralih ke spesifikasi, unit yang kami ulas menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 5800H. GPU-nya sudah menggunakan NVIDIA RTX 3060, memiliki RAM 23GB, dan penyimpanan SSD M.2 NVMe 1TB.

Konfigurasi lain yang disediakan adalah hadir dengan prosesor yang sama namun memiliki GPU NVIDIA RTX 3070. Sementara dua lainnya akan menggunakan prosesor Intel generasi ke-11 dengan konfigurasi GPU RTX 3060 atau RTX 3070. 

Untuk pengujian kali ini, kami menggunakan dua mode, yakni mode standar dan mode full performance. Terdapat beberapa peningkatan performa saat kami mencoba kedua mode tersebut.

Di aplikasi 3Dmark misalnya, untuk pengujian Time Spy, terdapat perbedaan performa sekitar 3,5 persen antara kedua mode ini. sedangkan di Fire Strike, terdapat perbedaan sekitar 3 persen. Lalu di PCMark 10, perbedaan skornya ada di kisaran 5,6 persen.

 

Saat kami uji menggunakan aplikasi Blender dengan file test BMW, terdapat perbedaan yang cukup terasa. saat menggunakan mode standar, laptop ini membutuhkan waktu 3 menit 50 detik. Sementara untuk mode full speed, membutuhkan waktu sekitar 3 menit 42 detik.

Di pengujian Cinebench, hasil pengujian 10 kali test memperlihatkan bahwa setelah tes ketiga, akan ada penurunan performa. Hal ini wajar mengingat suhu dari laptop ini akan mencapai titik atas setelah penggunaan selama beberapa menit, dimana akan menjadi stabil dan bahkan jika beruntung suhunya akan kembali turun sehingga performanya akan meningkat.

Pengalaman bermain gim di laptop ini juga sangat mengasyikkan. Dengan menggunakan perpaduan performa yang ciamik, kami dapat melahap beberapa gim tanpa masalah di resolusi full HD, bahkan di beberapa gim dapat berjalan tanpa masalah di resolusi QHD.

Di beberapa gim dengan judul e-Sport, hasil fps yang kami dapatkan di resolusi FHD pun dapat mencapai lebih dari 400 fps. Dengan dipadukan layar dengan refresh rate 240Hz, kalian akan dapat bermain secara kompetitif.


Sedangkan di berbagai pengujian gim AAA, Alienware M15 Ryzen Edition R5 memiliki rata-rata fps yang playable. Bahkan kami dapat mengaktifkan pengaturan tertinggi beserta penggunaan fitur ray tracing dan masih memiliki fps di atas 60 fps.

Dan selama kami bermain gim, kami merasa sangat nyaman tanpa adanya hotspot yang terlalu berlebih. Kami dapat nyaman bermain gim tanpa harus kepanasan setelah sesi gaming lebih dari 3 jam non stop.

Semetara untuk pengujian SSD, kami mendapatkan kecepatan yang cukup baik. Kecepatan read-nya ada di kisaran 3200mbps sedangkan untuk kecepatan write-nya mencapai 2900mbps.

Tapi ada beberapa keluhan kami saat menggunakan laptop ini. yang pertama adalah suara kipas yang ada di mode full speed yang bisa disandingkan dengan suara mesin helikopter. Tapi biasanya para gamer akan menggunakan headset selama sesi gaming, yang membuat suara kipas laptop ini sedikit lebih teredam.

Di sisi lain, untuk penggunaan baterainya pun terbilang cukup singkat. Saat menggunakan pengaturan IGP, kami mendapatkan masa pakai sekitar 6 jam 3 menit untuk menonton video. sedangkan saat menggunakan GPU NVIDIA RTX 3060, waktu pakainya berkurang setengah menjadi 3 jam 1 menit saja.

Satu lagi yang kami sayangkan. Dell sebenarnya memberikan kontrol penuh untuk mengatur performa dari laptop ini. Mereka bahkan menyematkan aplikasi alienware command center, dimana pengguna dapat melakukan konfigurasi mandiri.

Tapi, untuk mendapatkan akses penuh, pengguna harus melakukannya melalui BIOS. Bagi yang paham  atau tech antusias, ini mungkin bukan masalah. Tapi bagi pengguna awam yang ingin mendapatkan performa terbaik dari laptop ini, perlu dukungan dari pihak-pihak yang mengerti. 

Kedepannya mungkin Dell dan Alienware dapat memberikan kontrol penuh ke pengguna melalui software saja.

Terakhir untuk harga, varian yang kami ulas kali ini memiliki kisaran harga Rp39,09 juta. sedangkan varian Intel dengan GPU yang sama memiliki harga Rp41,09 juta. Sementara untuk varian prosesor AMD dengan GPU RTX 3070 akan ada di harga Rp46,09 juta. dan yang menggunakan varian prosesor Intel akan ada di harga Rp48,09 juta.

80
Alienware M15 Ryzen Edition R5
 
Keunggulan
  • Performa kencang
  • Desain unik
  •  
 
Kekurangan
  • Kipas bising
  • Harga premium
  •  

 

Share
×
tekid
back to top