×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Menjajal Dua Prosesor Intel Core Ultra Plus, Seberapa Besar Peningkatannya?

Oleh: Tek ID - Senin, 22 Juni 2026 14:30

Intel Core Ultra 5 250K Plus dan 270K Plus menawarkan peningkatan performa gaming, produktivitas, dan efisiensi daya.

Menjajal Dua Prosesor Intel Core Ultra Plus Prosesor Intel Core Ultra series. dok. Intel

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor desktop terbaru Core Ultra Series 2 Plus atau Arrow Lake Refresh pada Maret 2026. Kehadiran generasi penyegaran ini menjadi langkah Intel untuk menjawab berbagai kritik yang sempat muncul pada generasi Arrow Lake pertama, mulai dari persoalan latensi memori, efisiensi platform, hingga rasio harga dan performa.

Berbeda dengan pendekatan refresh generasi sebelumnya yang umumnya hanya menghadirkan peningkatan kecepatan clock, Intel melakukan sejumlah perubahan internal yang lebih substansial. 

Dua model yang diperkenalkan, yakni Intel Core Ultra 5 250K Plus dan Intel Core Ultra 7 270K Plus, menawarkan peningkatan jumlah inti, optimasi platform, serta fitur perangkat lunak baru yang ditujukan untuk meningkatkan performa produktivitas dan gaming.

Intel Core Ultra 5 250K Plus: Prosesor Kelas Menengah yang Lebih Efisien

dok. Intel

Intel Core Ultra 5 250K Plus dipasarkan dengan harga rekomendasi 199 dolar AS dan menyasar pengguna PC rakitan kelas menengah hingga entry-level yang menginginkan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya.

Prosesor ini mengusung konfigurasi hybrid dengan total 18 core dan 18 thread yang terdiri atas enam Performance Core berbasis Lion Cove dan 12 Efficiency Core berbasis Skymont. P-core berjalan pada base clock 4,2 GHz dengan boost hingga 5,3 GHz, sedangkan E-core beroperasi pada frekuensi hingga 4,6 GHz.

Peningkatan jumlah E-core dibanding pendahulunya turut berdampak pada kapasitas cache. Intel membekali prosesor ini dengan cache L3 sebesar 30 MB dan total cache on-die mencapai 60 MB. Kombinasi tersebut membantu meningkatkan performa pada beban kerja multithread.

Core Ultra 5 250K Plus juga memanfaatkan arsitektur tile dengan beberapa node manufaktur TSMC. Compute tile diproduksi menggunakan proses 3nm, graphics tile memakai 5nm, sedangkan SoC dan I/O tile menggunakan proses 6nm.

Salah satu fitur baru yang diperkenalkan Intel adalah Intel Binary Optimization Technology (iBOT). Teknologi ini berfungsi mengoptimalkan eksekusi instruksi game secara real-time agar lebih sesuai dengan konfigurasi inti hybrid. 

Pendekatan tersebut membantu mengurangi cache miss dan meningkatkan efisiensi eksekusi tanpa memerlukan akses kernel.

Dalam pengujian menggunakan motherboard Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi dan kartu grafis GeForce RTX 5070, Core Ultra 5 250K Plus mampu menghasilkan performa multithread yang berada di atas Ryzen 5 9600X serta mendekati Core Ultra 7 265K.

 

Untuk kebutuhan gaming, prosesor ini sanggup menjalankan sejumlah game berat seperti Cyberpunk 2077, Monster Hunter Wilds, dan Black Myth Wukong dengan frame rate rata-rata di atas 100 fps.

 

Keunggulan lain yang menonjol adalah efisiensi termal. Dengan pendingin AIO 360 mm, suhu maksimum saat pengujian gaming berat hanya mencapai sekitar 72 derajat Celsius, sedangkan suhu rata-rata ketika bermain game berada di kisaran 48 derajat Celsius.

Intel juga menyertakan grafis terintegrasi dengan dukungan encoding dan decoding AV1 hingga resolusi 4K 60 fps, sehingga dapat dimanfaatkan oleh kreator konten maupun streamer pemula.

Intel Core Ultra 7 270K Plus: Performa Lebih Tinggi untuk Pengguna Enthusiast

dok. Intel

Di kelas yang lebih tinggi, Intel menghadirkan Core Ultra 7 270K Plus dengan harga rekomendasi 299 dolar AS. Prosesor ini mengusung konfigurasi 8 P-core dan 16 E-core dengan total 24 thread.

P-core mampu mencapai boost clock hingga 5,5 GHz, sedangkan E-core berjalan hingga 4,7 GHz. Intel juga meningkatkan clock D2D, NGU, ring bus cache, serta integrated memory controller yang kini mendukung DDR5-7200 secara native.

Spesifikasi lainnya mencakup cache L3 sebesar 36 MB, total cache L2 sebesar 40 MB, 24 jalur PCIe, grafis terintegrasi dengan empat Xe-core, daya dasar 125 watt, dan daya maksimum hingga 250 watt.

Intel turut menghadirkan fitur Binary Optimization Tool (BOT) dan Intel 200S Boost. Fitur tersebut memungkinkan optimalisasi clock D2D dan NGU serta membuka dukungan memori DDR5-8000 melalui BIOS.

Pengujian dilakukan menggunakan motherboard Asus B860M MAX GAMING AX, pendingin Asus Ryujin II 360, GeForce RTX 5060, serta memori DDR5 32 GB.

Pada skenario produktivitas, Core Ultra 7 270K Plus menunjukkan performa yang kompetitif untuk berbagai beban kerja multithread seperti rendering, kompilasi, dan pengolahan data. Peningkatan kecepatan E-core memberikan kontribusi signifikan terhadap performa keseluruhan.

 
 

 

Untuk gaming, performa Arrow Lake Refresh juga menunjukkan peningkatan setelah berbagai pembaruan BIOS, microcode, dan optimasi sistem operasi. Pada resolusi 1440p, game seperti Cyberpunk 2077, GTA V, dan Monster Hunter Wilds mampu berjalan stabil di atas 60 fps.

Sementara itu, pada resolusi 1080p, frame rate dengan mudah melampaui 100 fps. Game eSports seperti Counter-Strike, Valorant, dan Apex Legends bahkan mampu mencapai sekitar 200 fps pada resolusi 1440p dan lebih dari 300 fps pada resolusi 1080p.

 

Konsekuensi dari peningkatan performa tersebut adalah konsumsi daya yang lebih tinggi dibanding beberapa prosesor Arrow Lake lainnya. Karena itu, penggunaan pendingin berkualitas tinggi sangat disarankan agar performa dapat dimaksimalkan.

Kesimpulan: Dua Pilihan Arrow Lake Refresh dengan Karakter Berbeda

Intel Core Ultra 5 250K Plus dan Core Ultra 7 270K Plus menunjukkan bahwa Arrow Lake Refresh bukan sekadar peningkatan frekuensi kerja semata. Intel melakukan sejumlah penyempurnaan pada platform, arsitektur, serta optimalisasi sistem yang membuat performa kedua prosesor ini tampil lebih matang dibanding generasi sebelumnya.

Core Ultra 5 250K Plus menjadi pilihan menarik bagi pengguna kelas menengah yang menginginkan performa gaming dan produktivitas tinggi dengan konsumsi daya yang relatif efisien.

Sementara itu, Core Ultra 7 270K Plus menawarkan performa lebih tinggi untuk pengguna enthusiast yang membutuhkan tenaga tambahan untuk pekerjaan multithread maupun gaming berframe rate tinggi.

Bagi pengguna yang berencana membangun PC baru dalam jangka panjang, kedua prosesor ini menawarkan nilai yang kompetitif sesuai segmen masing-masing. Arrow Lake Refresh pun menunjukkan bahwa Intel berhasil memperbaiki sejumlah kelemahan generasi sebelumnya dan menghadirkan platform desktop yang lebih seimbang antara performa, efisiensi, dan pengalaman penggunaan.

×
back to top