Intel Makin Serius di Gaming Handheld, Arc G-Series Janjikan Performa Tinggi dan Baterai Lebih Awet
Intel Arc G-Series hadir untuk gaming handheld dengan performa tinggi, grafis XeSS 3, dan baterai lebih efisien di perangkat portabel.
Intel ARC G Series. dok. Intel
Pasar PC gaming handheld semakin memanas. Di tengah meningkatnya popularitas perangkat gaming portabel, Intel memperkenalkan lini prosesor baru Intel Arc G-Series, yang dirancang khusus untuk generasi terbaru perangkat game genggam berbasis Windows 11.
Dibangun di atas arsitektur Intel Core Ultra Series 3 dengan nama sandi Panther Lake, seri baru ini menggabungkan performa gaming tinggi dengan efisiensi daya untuk menjawab salah satu tantangan utama perangkat handheld: pengalaman bermain mulus tanpa mengorbankan daya tahan baterai.
Intel memperkenalkan dua varian awal, yakni Intel Arc G3 dan Intel Arc G3 Extreme, yang dioptimalkan untuk perangkat handheld melalui konfigurasi core, manajemen daya, dan integrasi software khusus.
Vice President and General Manager PC Product Intel Client Computing Group Dan Rogers menyebut Arc G-Series sebagai hasil pengembangan bertahun-tahun yang difokuskan pada pengalaman gaming portabel.
- Intel Core Series 3 Meluncur, Bikin Laptop Lebih Kencang dan Hemat Baterai
- Laptop Berkekuatan Intel Core Utra Series 3 Resmi Hadir di Indonesia, Ubah Cara Kerja dan Kreasi
- Intel Tunjuk Santhosh Viswanathan Pimpin Asia Pasifik dan Jepang
- Intel Luncurkan Core Ultra 200S Plus Series, Prosesor Desktop Baru dengan Performa Gaming dan Kreator Lebih Kencang
“Intel Arc G-Series menghadirkan performa PC tanpa kompromi langsung di dalam genggaman pengguna, dipadukan dengan responsivitas ala konsol serta efisiensi daya untuk durasi bermain lebih panjang,” ujarnya.
Dari sisi grafis, prosesor ini mengandalkan Intel Arc B390 GPU berbasis arsitektur Xe3, yang membawa dukungan real-time ray tracing dan teknologi XeSS 3 untuk meningkatkan kualitas visual sekaligus performa game.
Teknologi XeSS 3 sendiri menggabungkan AI upscaling, multi-frame generation, dan sistem low latency guna menghasilkan gameplay yang lebih halus dan responsif.
Intel juga menonjolkan dukungan driver Day-0, yang memungkinkan optimalisasi performa sejak hari pertama peluncuran game baru maupun kompatibilitas dengan library game yang sudah ada.
Untuk memperkuat pengalaman bermain di Windows 11, Arc G-Series hadir dengan mode XBOX, antarmuka layar penuh yang dioptimalkan untuk kontroler dan menghadirkan pengalaman navigasi ala konsol di PC handheld.
Dari sisi spesifikasi, prosesor ini mengintegrasikan 2 Performance Core (P-Core), 8 Efficiency Core (E-Core), dan 4 Low Power E-Core, diproduksi menggunakan node proses Intel 18A.
Intel juga menyematkan konektivitas modern seperti Wi-Fi 7, Bluetooth 6 ganda, serta Thunderbolt 4 dengan bandwidth hingga 40 Gbps untuk transfer data dan library game berukuran besar.
Intel turut menghadirkan fitur Precompiled Shaders, yang memungkinkan pengunduhan shader siap pakai dari cloud untuk mempercepat peluncuran game tertentu dan mengurangi waktu kompilasi saat bermain.
Sejumlah produsen perangkat telah dijadwalkan menggunakan Intel Arc G-Series, termasuk Acer Predator Atlas 8, MSI Claw 8 EX AI+, dan OneXPlayer.
Intel bersama mitra OEM akan mengungkap detail lanjutan dalam ajang Computex 2026, sementara perangkat handheld berbasis Arc G-Series dijadwalkan mulai tersedia secara bertahap sejak Juni 2026.









