HP Spectre X360, kencang dengan sudut-sudut seksi

Dibanderol di harga Rp20 juta-an, laptop ini memiliki desain yang sangat cantik dengan prosesor i7 8565U dan 16GB RAM.

HP Spectre X360, kencang dengan sudut-sudut seksi HP Spectre X360 (Tek.id | Chandra)

HP kembali meramaikan pasar laptop premium di Indonesia. Kali ini, mereka meluncurkan laptop dan menambah  jajaran laptop premium mereka yakni, Spectre. Varian terbaru Spectre bukan laptop premium biasa, melainkan  laptop 2-in-1 yang memiliki desain dengan sudut-sudut seksi dan kemampuan yang cukup ciamik.

Beruntung, tim Tek.id mendapat kesempatan untuk mencicipi kemampuan dari laptop ini, Bagaimana pengalaman kami dalam menggunakan laptop tersebut?  Silahkan simak ulasannya berikut ini.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

QNAP QSW-308-1C, switch murah untuk rumah dan bisnis kecil

ThinkBook 13S, si mungil dengan kemampuan ThinkPad

Ryzen 2200G vs Ryzen 3200G, layak untuk upgrade?


Punya sudut dan layar yang seksi

Seperti lini spectre lain, HP memang mendesain Spectre X360 ini sebagai laptop yang seksi. Hal ini terlihat dari sudut-sudut seksi yang terdapat di bagian belakang dari laptop, ini yang membuat laptop ini berbeda dari yang lain.

Eits, jika Anda berpikir sudut-sudut ini hanyalah untuk aksen semata, maka Anda salah. HP mendesain pintar, dengan menyematkan tombol daya di sebelah kiri serta port pengisian daya di sebelah kanan yang berupa USB Type C.

Tepat di sebelah tombol daya, terdapat sebuah port USB 3.0. Sedangkan di sebelah port pengisian daya, terdapat sebuah jack audio 3,5mm, USB Type C, switch untuk menyalakan dan mematikan kamera, serta sebuah pembaca MicroSD.

Seperti namanya Spectre X360, laptop ini merupakan laptop hybrid yang bisa berubah menjadi tablet. Layar sebesar 13 inci yang ada pada laptop ini pun dibekali kemampuan touch screen. Sebuah pena digital juga disertakan dalam paket penjualan. Melalui panduan pada Windows 10, pengguna dapat mengaktifkan kemampuan Windows Ink pada laptop ini. Sepertinya laptop ini disasar untuk para kreator digital.

Berbicara mengenai layar, laptop ini memiliki layar IPS yang dilindungi oleh lapisan Corning Gorilla Glass 3. Pengguna akan mendapatkan layar dengan resolusi Full HD 1080p dengan reproduksi warna yang sangat ciamik.

Meski mengusung desain 2-in-1 Anda tidak perlu khawatir akan kualitas engselnya. Hal ini dikarenakan HP sudah menggunakan desain engsel generasi baru yang terbuat dari metal. Selain dapat bertahan lama, engsel ini juga dapat menahan laptop ini saat dibuka dengan kemiringan sudut yang beragam.

Karena ringkas, laptop ini sangat mudah untuk dibawa kemana-mana. Diameter layarnya berukuran 13,3 inci, dengan ketebalan hanya 13mm. Selain ringkas,laptop ini juga ringan, bobotnya hanya 1,3 Kg saja.

Terakhir untuk bagian keyboard, saya juga sangat menyukai keyboard yang ada di laptop ini. Semua tata letak tuts, termasuk tombol delete ada di posisi seharusnya, tidak seperti laptop lain yang mengganti posisi delete dengan tombol power.

Jarak antara satu tuts dengan lain juga cukup lebar. Jadi untuk pemilik tangan sebesar saya, masih sangat nyaman untuk digunakan.

Performa berlebih untuk laptop kantoran

Selain memiliki desain yang ciamik, laptop ini juga memiliki performa yang cukup tinggi. Betapa tidak, laptop ini dibekali prosesor Core i7 8565U. Menurut saya, prosesor ini memiliki terlalu banyak tenaga untuk menjalankan aplikasi kantoran.

Dipadukan dengan RAM sebesar 16 GB DDR4 2400, laptop ini memiliki hasil benchmark sintetis yang cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan laptop kantoran lain, skor yang dihasilkan cukup bersaing.

Laptop ini memiliki skor 3868 poin di aplikasi benchmark PCMark 10. Sedangkan pengujian 3DMark Sky Diver, laptop ini memeroleh skor 4897 poin. Sementara pengujian Cinebench R15, mendapatkan skor single-core 164 cb dan 632 cb untuk multi CPU.

Soal penyimpanan, HP memberikan penyimpanan berupa SSD M.2 sebesar 500GB, yang mampu menghasilkan skor 3.064 MBps read dan 526 MBps write. Bagi para pekerja kantoran, kapasitas dan kecepatan ini cukup untuk menopang pekerjaan mereka.

Bekerja menggunakan Adobe Photoshop pun sangat menyenangkan. Tidak ada lag pada saat saya membuka lebih dari 6 tab sekaligus. Melakukan render video pun cukup oke. Laptop ini berhasil melakukan render video 4K berdurasi 12 menit dalam waktu 34 menit, menggunakan aplikasi Adobe Premiere CC.

Oh iya, mengenai daya tahan baterai, laptop ini juga memiliki kemampuan yang andal. Laptop ini bertahan rata-rata selama 9 jam saat saya menggunakannya sehari-hari.

Keamanan yang cukup mumpuni

Seperti yang sudah saya bahas di atas, di bagian samping kanan dari laptop ini terdapat tombol untuk mengaktifkan dan menonaktifkan kamera di laptop. Hal ini cukup krusial karena biasanya para peretas dengan mudah mengakses kamera di sebuah laptop.

Tak ketinggalan, ada juga fitur pemindai sidik jari yang berada di bagian kanan laptop ini. Respon dari pemindai sidik jari tersebut cukup cepat. Terlebih saat mengaktifkan laptop ini dari keadaan sleep. Hanya membutuhkan waktu sepersekian detik saja untuk mengenali sidik jari saya.

Kesimpulan : Bertenaga dan seksi untuk digunakan

Dijual dikisaran Rp24 juta-an, laptop ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin memiliki laptop dengan kemampuan 2-in-1 yang bertenaga. Selain itu, Spectre X360 juga menawarkan desain yang seksi.

Ditambah dengan kehadiran HP Digital Pen, membuat paket penjualan dari laptop ini semakin menarik perhatian.

 
HP Spectre X360
Bagus ...
  • Prosesor kencang
  • Desain seksi
  • Ringkas dan ringan
Kurang ...
  • Harga cukup mahal
  • Daya tahan baterai kurang panjang
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: