Review laptop gaming

Asus ROG Strix Scar II: laptop gaming sangar

Spesifikasi yang dipegang laptop gaming ini adalah prosesor Intel Core 17-8750H, grafis Nvidia GeForce RTX 2070 8GB, RAM 16 GB.

Asus ROG Strix Scar II: laptop gaming sangar

Asus ROG Strix Scar II GL504GW merupakan laptop gaming yang menghadirkan bodi yang tidak terlalu tebal. Ini membuatnya agak berbeda dari laptop gaming lain di kelasnya. Meski demikian, bodi Scar II masih lebih besar saat dibandingkan dengan laptop standar lainnya. Tetapi Asus memiliki resep yang jitu demi tampilannya tetap terlihat kece.

Spesifikasi yang dimiliki Asus ROG Strix Hero II GL504GW adalah prosesor Intel Core i7-8750H generasi ke-8 atau Coffee Lake. Di sektor grafis Asus memperkuat laptopnya dengan GPU Nvidia GeForce RTX 2070 8GB GDDR6 VRAM. Kemudian di sektor memori diperkuat oleh RAM 16 GB yang dapat ditingkatkan hingga 32 GB, serta penyimpanan internal SSD M.2 512 GB

Tampang gahar juga keren

Bagian cover atas laptop ini dilapisi dengan pola mirip logam bergaris-garis kecil, atau Asus menyebutnya sebagai Gunmetal Gray. Ada garis diagonal, jadi seolah-olah covernya memiliki ruang. Pada bagian bawah terdapat lekukan berbentuk mirip trapesium.

Lekukan ini cukup unik, karena dapat memperlihatkan informasi indikator daya, pengisian baterai, akses penyimpanan internal, dan mode Airplane meski cover ditutup. Namun menurut saya ikon pada indikator tersebut berukuran cukup kecil sehingga agak sulit terlihat. Oiya, tentu saja ada logo khas ROG pada sisi ini agar tampilannya semakin mewah.

Sekarang kita masuk ke bagian dalam, atau bagian bidang area keyboard. Saya suka cara Asus mendesain bagian ini dengan pola mirip karbon biar keliatan sangar. Ada pula loreng-loreng yang menambah desain tangguh.

Sama seperti logo ROG tadi, keyboard laptop Scar II dilengkapi dengan lampu backlight RGB. Warna pada keyboard dapat disesuaikan lewat fungsi Aura Effects yang dapat diakses via tombol hotkey ROG Armoury Crate. Ada macam-macam preset warna lampu yang dapat dipilih yakni, Static, Breathing, Strobing, Color Cycle, dan Rainbow.

Selain warna lampu keyboard, efek tersebut juga akan mengubah warna lampu logo ROG di pada bagian cover atas dan lampu panjang di tepi bawah laptop. Jadi menurut saya, untuk memudahkan mengetik di ruangan gelap, lampu pada keyboard juga berfungsi untuk meningkatkan gaya visual. Pasti kamu akan menjadi pusat perhatian ketika bermain gim menggunakan laptop ini di kafe-kafe atau tempat umum.

Akses pengoperasian

Saya menyukai layout keyboard laptop gaming dari Asus ini. Pabrikan yang berasal dari Taiwan tersebut merancang keyboard Scar II dengan empat tombol yang berada di sebelah kiri agar mudah diakses. Di situ ada tombol volume +, volume -, mute microphone dan tombol ROG Armoury Crate. Sehingga tidak mengganggu tangan kanan yang fokus memegang mouse selama bermain gim.

Di sisi sebelah kiri Scar II ada berbagai macam port. Ada daya (adaptor), RJ45, mini DisplayPort 1.2, HDMI 2.0, dua USB 3.1, USB 3.1 Type-C, dan audio jack 3,5mm. Sedangkan di sisi sebelah kana nada SD card reader dan port USB 3.1.

Sistem pendingin merupakan bagian penting dalam laptop ini. Pada Scar II saya dapat mengatur kecepatan kipas dengan cara menekan tombol FN+F5. Ada tiga macam pilihan untuk mengatur kecepatan kipas yakni, Silent, Balanced, dan Turbo. Karena tombol FN dan tombol F5 dalam keyboard Scar II tidak terlalu jauh, maka saya dapat mengaksesnya dengan mudah. Meski pada awalnya saya memerlukan waktu untuk membiasakan diri menekan kombinasi tombol-tombol itu.

Maing-masing tombol keyboard memiliki jarak yang optimal. Dengan demikian saya terhindar dari tidak sengaja menekan dua tombol tersebut (typo), ketika sedang mengetik. Saya juga merasa jarak aktivasi setiap tombol juga cukup nyaman.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: