sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
Sabtu, 18 Apr 2020 16:19 WIB

Aplikasi PeduliLindungi, makin optimal kalau ramai-ramai

Aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dapat melacak sebaran virus corona (Covid-19) menggunakan bluetooth yang mengandalkan partisipasi pengguna dan data kelurahan setempat.

Aplikasi PeduliLindungi, makin optimal kalau ramai-ramai
Source: Tek.id

Aplikasi besutan Kemenkominfo dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, PeduliLindungi dapat melacak sebaran virus corona (Covid-19). Pengguna sudah bisa mengunduhnya, baik di Play Store maupun App Store.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling berbagi data lokasi saat bepergian. Dengan melacak bluetooth pada smartphone pengguna yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi, pertukaran ID anonim akan terjadi dan direkam oleh masing-masing gadget tersebut. Selanjutnya, aplikasi dapat mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) atau ODP (Orang Dalam Pemantauan).

Sejauh ini, PeduliLindungi telah diunduh oleh 1.915.874 pengguna. Untuk merasakan fungsi dari aplikasi tersebut, Anda perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu atau dalam aplikasi ini, “Jadi Partisipan.” Masukkan nama serta nomor telepon aktif untuk menjadi partisipan. Seperti biasa, nomor OTP akan terkirim ke nomor telepon yang Anda masukkan.

 

Tampilan awal menjadi partisipan di PeduliLindungi

Tidak perlu khawatir akan keamanan data privasi pada PeduliLindungi. Setelah Anda mendaftar, aplikasi akan meminta izin akses untuk menyimpan nomor telepon serta mengakses lokasi dan bluetooth Anda. Data yang dihimpun aplikasi dipastikan aman karena disimpan dalam format terenkripsi dan tidak akan dibagikan ke orang lain.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan bahwa aplikasi PeduliLindungi aman dan terjamin keamanannya berdasarkan Keputusan Menteri Kominfo No. 171 tahun 2020 tentang Penetapan Aplikasi PeduliLindungi dalam Rangka Pelaksanaan Surveilance kesehatan pencegahan Covid 19. Hal ini disampaikan karena belakangan diketahui, beredar kabar di media sosial yang menyebutkan ketidakamanan aplikasi tersebut.

“Apps (aplikasi) ini ada yang menyampaikan tidak aman. Hari ini saya tegaskan aplikasi ini aman. Data-data terkait data pribadi, telah kami lindungi melalui keputusan menteri dan mewajibkan semua pihak yang mengelola aplikasi untuk melakukan pembersihan data nanti saat kondisi darurat ini berakhir,” kata Johnny dalam konferensi pers yang diadakan hari ini (18/4).

Agar status lokasi tempat Anda berada selalu diperbarui, Anda perlu mengaktifkan bluetooth pada smartphone. Status di sini dimaksudkan pada kondisi penyebaran virus corona di lokasi tersebut. Konsep ini mirip dengan konsep API yang tengah dikerjakan Google dan Apple. Kedua perusahaan tersebut berencana membuat API yang dapat melacak smartphone pengguna melalui bluetooth. Sistem tersebut juga dapat menunjukkan pengguna jika dirinya masuk dalam zona merah penyebaran corona. Sama halnya dengan PeduliLindungi.

Tampilan izin akses yang dibutuhkan PeduliLindungi

(Tampilan izin akses yang dibutuhkan PeduliLindungi)

Pengalaman pakai aplikasi PeduliLindungi

Di aplikasi PeduliLindungi, jika Anda berada di zona merah Covid-19, maka aplikasi akan memberikan notifikasi pada ponsel Anda. Tapi ingat, ini hanya bisa terjadi apabila bluetooth dalam keadaan menyala. Bagian atas beranda akan berwarna merah dengan tulisan “Hati-hati! Anda berada di zona merah Covid-19!” Zona merah ini merupakan identifikasi yang telah dilakukan kelurahan terdekat yang mendata bahwa ada orang yang positif Covid-19 atau PDP (Pasien dalam Pengawasan).

Sebaliknya, apabila Anda berada di lingkungan yang aman dari Covid-19, maka bagian atas beranda akan berwarna hijau dan bertuliskan waktu update terakhir. Ya, aplikasi ini akan selalu diperbarui setiap Anda bergerak atau apabila ada perubahan status di lokasi tersebut. Namun, sayangnya aplikasi ini tidak memiliki fitur yang menampilkan daftar daerah mana yang berstatus Zona Merah ataupun Hijau.

 

Tampilan beranda aplikasi PeduliLindungi

Tampilan aplikasi PeduliLindungi cukup sederhana dan mudah dimengerti. Tampilan utamanya menampilkan menu notifikasi dan pemindai barcode. Di halaman utama, aplikasi ini menganjurkan pengguna untuk mengaktifkan mode hemat baterai. Oh iya, Anda juga bisa mengajak keluarga dan teman-teman untuk mengunduh aplikasi ini dengan fitur Ajak teman dan keluarga yang ada di beranda.

Saya mengunduh aplikasi ini di smartphone melalui Play Store. Sebagai informasi, saya tinggal di wilayah Depok, dimana aplikasi PeduliLindungi mendeteksi kediaman saya dalam zona merah. 

Di menu notifikasi, Saya dapat melihat riwayat notifikasi yang masuk ke smartphone Saya. Notifikasi ini meliputi pemberitahuan bahwa Saya berada di zona aman ataupun berada di zona merah. Ketika Saya berpindah dari zona merah ke zona aman, Saya mendapati notifikasi berupa data waktu, saat Saya berada di zona sebelumnya. Singkatnya, menu notifikasi ini membantu Saya mencatat riwayat lokasi yang pernah Saya singgahi.

Saya juga mencoba mengunduh PeduliLindungi di perangkat lain untuk mengetahui respons aplikasi. Namun hasilnya Saya tidak mendapatkan notifikasi apapun. Ada kemungkinan hal ini dikarenakan status pengguna sama-sama tidak terpapar covid-19 atau karena perangkat yang terhubung hanya dua perangkat dimana tak dapat diartikan sebagai kerumunan. Aplikasi PeduliLindungi sendiri akan memberikan notifikasi jika pengguna berada di kerumunan.

Untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi, Menkominfo menyarankan agar seluruh masyarakat mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Mengingat aplikasi PeduliLindungi juga mengandalkan partisipasi orang-orang (selain data dari kelurahan), maka akan lebih efektif apabila aplikasi tersebut digunakan banyak orang.

Ketika ada smartphone atau gadget lain yang terdaftar dalam aplikasi dan dalam keadaan bluetooth aktif, akan terjadi pertukaran ID anonim yang akan direkam oleh perangkat masing-masing. Di sini, PeduliLindungi akan memberikan notifikasi ketika Anda teridentifikasi berada di keramaian di mana orang-orang di sekitar Anda juga sama-sama mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam waktu yang cukup lama. Notifikasi juga akan Anda terima ketika Anda berada di zona merah selama 30 menit. Hal ini ditujukan agar pengguna segera berpindah dan menghindari dampak lebih lanjut.

Menkominfo mengajak publik figur agar terlibat dalam penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan dapat menjadi panutan bagi penggemarnya agar mengunduh aplikasi ini.

“Kami juga mengajak selebritis dan selebgram Indonesia untuk menggunakan kesempatan ini mengajak para pengikutnya atau penggemarnya untuk memastikan bahwa mereka pun menginstall aplikasi PeduliLindungi di smartphone-nya masing-masing,” kata Johnny dalam kesempatan yang sama.

Dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan aplikasi ini, kita sudah dapat membantu sebagian tugas pemerintah dan seluruh komponen bangsa dalam memutus mata rantai Covid-19.

Share
×
tekid
back to top