×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

Indosat dan Ericsson Perkuat Monetisasi Digital Lewat Platform Flash, Sasar 100 Juta Pelanggan

Oleh: Tek ID - Kamis, 05 Maret 2026 22:25

Indosat dan Ericsson teken MoU di MWC 2026 untuk kembangkan Digital Monetization Platform dan luncurkan Flash berbasis AI bagi 100 juta pelanggan.

Indosat dan Ericsson Perkuat Monetisasi Digital Lewat Flash Kerja sama Indosat dan Ericsson lewat platform Flash. dok. Indosat

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat langkah transformasi digitalnya melalui kolaborasi strategis dengan Ericsson. 

Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Selasa (4/3), untuk mengembangkan platform monetisasi digital yang dirancang melayani sekitar 100 juta pelanggan Indosat di Indonesia.

Kemitraan ini berfokus pada pengembangan Digital Monetization Platform (DMP) milik Ericsson, sebuah platform monetisasi digital full-stack yang menjadi bagian dari portofolio Business Support System (BSS) Ericsson. 

Melalui platform ini, Indosat dapat mempercepat peluncuran layanan digital dan 5G, menyederhanakan pilihan produk bagi pelanggan, serta memperkuat pengembangan layanan bagi segmen bisnis.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan kerja sama ini menjadi bagian penting dari perjalanan transformasi digital perusahaan.

“Kemitraan strategis dengan Ericsson menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indosat. Bersama, kami membangun platform monetisasi yang terintegrasi secara menyeluruh dan future-ready untuk memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Vikram Sinha.

Menurutnya, platform tersebut memungkinkan Indosat menghadirkan layanan digital yang lebih cepat dan fleksibel bagi pelanggan sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengembangkan layanan business-to-business (B2B).

Ia menambahkan kolaborasi ini mendukung salah satu migrasi sistem telekomunikasi terbesar di dunia, yakni integrasi jutaan pelanggan Hutch ke dalam sistem IOH DMP secara mulus.

Dalam kesempatan yang sama, Indosat juga memperkenalkan Flash, antarmuka berbasis kecerdasan buatan (AI) dan cloud yang dirancang untuk mempercepat pengembangan produk dan layanan digital.

“Ini bukan sekadar pembaruan teknologi, tetapi transformasi dalam cara kami berinovasi, berkembang, dan melayani dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang,” kata Vikram.

Flash dibangun dengan dukungan Ericsson Catalog Manager dan memungkinkan tim bisnis Indosat merancang serta meluncurkan produk secara lebih mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada tim IT. 

Dengan pendekatan ini, Indosat dapat menghadirkan paket layanan internet yang lebih relevan dan personal sesuai kebutuhan pelanggan.

Pemanfaatan AI dalam sistem ini juga memungkinkan proses validasi konfigurasi produk dilakukan secara otomatis, sehingga dapat mengurangi kesalahan serta mempercepat pengembangan layanan baru.

President Director Ericsson Indonesia Nora Wahby mengatakan kolaborasi ini mencerminkan komitmen jangka panjang Ericsson dalam mendukung transformasi digital operator telekomunikasi di Indonesia.

“Bagi Ericsson, kemitraan ini merupakan komitmen jangka panjang untuk mendukung ketahanan bisnis Indosat sekaligus membangun fondasi monetisasi digital yang siap berkembang,” ujar Nora Wahby.

Ia menambahkan fleksibilitas platform DMP memungkinkan Indosat menyesuaikan diri dengan berbagai model bisnis baru tanpa perlu melakukan pembangunan ulang sistem secara menyeluruh.

“Dengan fleksibilitas DMP, Indosat dapat terus beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu membangun ulang sistem, menjadikannya investasi teknologi yang memberikan nilai jangka panjang,” katanya.

Ericsson dan Indosat juga memaparkan perjalanan transformasi digital tersebut dalam sesi khusus di MWC 2026, termasuk demonstrasi langsung penggunaan Flash.

Kemitraan ini sekaligus melanjutkan kolaborasi strategis jangka panjang antara kedua perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur telekomunikasi serta layanan digital di Indonesia.

×
back to top