Insiden Samsung Galaxy Note 9 terbakar tiba-tiba di New York

Samsung Galaxy Note 9 dikabarkan terbakar secara tiba-tiba dari dalam tas wanita di Long Island, New York.

Insiden Samsung Galaxy Note 9 terbakar tiba-tiba di New York (Foto: Cnet)

Samsung Galaxy Note 9 dikabarkan terbakar secara tiba-tiba dari dalam tas wanita di Long Island, New York. Akibat insiden itu, wanita bernama Diane Chung tersebut mengajukan gugatan guna mendapat tindak lanjut. Dia mengaitkan insiden itu dengan Galaxy Note 7 yang sempat meledak di berbagai negara dan membuat heboh masyarakat.

Sejak insiden di 2016 itu, Samsung telah meluncurkan beberapa smartphone, termasuk Galaxy S8, S9, juga Note 8. Samsung juga telah menerapkan standar pemeriksaan baterai baru untuk menghindari insiden ledakan smartphone tak kembali terulang. Oleh karena itu, Note 9 seharusnya tidak mengalami masalah ledakan sebagaimana disampaikan Samsung sebelum flagship-nya diluncurkan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Galaxy A70s bakal bawa kamera 64MP

Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus laris manis di Korea Selatan

Samsung Galaxy A10s resmi rilis di Indonesia


"Baterai di Galaxy Note 9 lebih aman dari sebelumnya. Pengguna tidak perlu khawatir soal baterai lagi," kata CEO Samsung Mobile Koh Dong-jin.

Sayangnya, pada 3 September, Galaxy Note 9 milik Chung menjadi sangat panas. Chung waktu itu sedang berada di lift gedung Bayside. Kronologi insiden itu juga terlampir dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan.

Chung berhenti menggunakan smartphone-nya dan memasukkannya ke dalam tas. Secara tiba-tiba, dirinya mendengar suara mendesis dan melengking serta melihat asap tebal mengalir dari dompetnya. Chung kemudian meletakkan tasnya di lantai lift dan mencoba mengeluarkan semua isi tas. Dilansir New York Post, jarinya turut terbakar ketika ia mengambil Galaxy Note 9 miliknya.

Wanita itu juga merasa sangat panik karena terjebak di lift sendiri. Chung lantas menjatuhkan smartphone dan mulai menekan tombol lift. Sayangnya, asap yang tebal membuatnya kesulitan melihat tombol tersebut.

Sesampainya di loby, Chung menendang Galaxy Note 9 keluar dari lift. Smartphone itu bahkan tak hentinya terbakar hingga orang lain berbaik hati membungkamnya menggunakan kain dan memasukkannya ke dalam ember berisi air. 

Akibat insiden ledakan Galaxy Note 9 itu, Chung tak bisa menghubungi kliennya. Semua barang dalam tasnya pun turut rusak hingga membuat Chung trauma. Chung lantas mengatakan "Samsung seharusnya tahu ponsel itu rusak".

Juru bicara Samsung sendiri mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. Pasalnya, Samsung belum menerima laporan terkait insiden tersebut. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: