Galaxy Note 8 bermasalah, Samsung bakal ganti dengan unit baru
Baterai Galaxy Note 8 diketahui bermasalah, pihak Samsung bakal segera menggantinya dengan unit baru
Jelang akhir 2017 kemarin, Galaxy Note 8 mengalami masalah tidak biasa. Pengguna tidak bisa lagi menyalakan ponselnya setelah baterai Galaxy Note 8 terkuras habis. Padahal mereka telah mengisi ulang baterai perangkatnya.
Menurut laporan Ubergizmo (1/1), Samsung berjanji untuk mengganti unit Galaxy Note 8 bermasalah dengan yang baru. Pihak Samsung juga beralasan kalau mengganti unit Galaxy NOte 8 yang baru jauh lebih mudah daripada memperbaikinya. Selain itu, Samsung juga mengklaim pengguna yang mengeluhkan permasalahan ini jumlahnya tidak banyak.
"Kami hanya menerima laporan dari sedikit pelanggan yang berhubungan dengan manajemen isi ulang," jelas Samsung dalam pernyataan resminya.
- Intip Perangkat Samsung Bespoke AI Home, Solusi Rumah Pintar Bikin Ramadan Lebih Berkualitas
- Samsung Perkenalkan Gaming 3D Tanpa Kacamata dan HDR10+ di GDC 2026, Ekosistem Game 3D Ditargetkan Tembus 120 Judul
- Kampanye SABAAR Samsung Ajak Keluarga Indonesia Nikmati Ramadan Lebih Tenang di Rumah
- Galaxy A07 5G Punya Fitur AI Circle to Search dan Gemini, Bikin Cari Informasi Lebih Cepat
Samsung sendiri belum mengkonfirmasi apakah masalah ini berasal dari hardware atau software. Beberapa laporan pelanggan mengatakan, mereka melihat tanda proses isi ulang di layar Galaxy Note 8. Akan tetapi ponsel pintar tersebut tidak bisa menyala sama sekali.
Laporan mengenai masalah baterai ini sendiri kebanyakan datang dari Amerika. Bisa jadi masalah ini hanya ditemui di varian Galaxy Note 8 yang menggunakan Snapdragon 835. Sementara di beberapa wilayah Asia seperti di Indonesia, Galaxy Note 8 menggunakan chipset Exynos.
Samsung tampaknya harus segera menyelesaikan masalah ini. Pasalnya, Samsung memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam hal masalah baterai dan ponsel pintar seri Galaxy Note.








