Transfer data dari luar angkasa kini capai 600 Mbps

Kecepatan baru yang mencapai 600 Mbps akan membantu misi luar angkasa, penelitian ilmiah serta demonstrasi teknologi.

Transfer data dari luar angkasa kini capai 600 Mbps (Foto: Slashgear)

Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) kini mendapatkan peningkatan kecepatan data. Komponen dari Space Network itu digandakan kecepatannya untuk mengirimkan kembali data dari ISS ke Bumi. Hal ini memungkinkan transfer informasi ilmiah yang lebih cepat antara stasiun dengan peneliti di lapangan.

Jaringan komunikasi menjadi hal yang penting untuk melangsungkan misi NASA. Kecepatan baru yang mencapai 600 Mbps akan membantu misi luar angkasa, penelitian ilmiah serta demonstrasi teknologi. Beberapa penelitian yang dilakukan di ISS termasuk mengukur perilaku gel dalam mikrogravitasi, menganalisa data dari jumlah sel darah astronot, hingga melihat bagaimana bobot mempengaruhi pembuluh darah manusia serta jantung.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

NASA pamer pesawat listrik Maxwell

Peneliti tanam elektroda di otak demi obati kecanduan

Peneliti kembangkan teknologi untuk tajamkan gambar buram


Hasil pengujian itu bisa dikirim kembali ke NASA dalam waktu lebih cepat. Koneksi kecepatan lebih tinggi pun mendukung banyak proyek yang membutuhkan gambar atau video beresolusi tinggi maupun data yang sangat rinci.

"Jaringan komunikasi NASA memainkan peran penting dalam setiap misi NASA, memungkinkan data dari misi luar angkasa manusia, misi penelitian ruang dan bumi, serta demonstrasi teknologi untuk mencapai bumi demi kepentingan kemanusiaan," kata George Morrow Director Acting Center, Goddard Space Flight Center NASA.

"Peningkatan kemampuan kecepatan data untuk ISS ini menggarisbawahi komitmen kami untuk menyediakan layanan operasional berkualitas tinggi untuk misi eksplorasi NASA hari ini dan di masa depan."

Dilansir Digital Trends (2/9), ISS mengirim data ke bumi melalui sinyal frekuensi radio menggunakan sistem satelit data relay dalam orbit tinggi, yang dideteksi oleh antena di darat yang membentuk Space Network. Data tersebut kemudian dikirim dari antena melalui jalur darat ke pusat-pusat NASA di seluruh negeri, dimana sinyal radio diterjemahkan menjadi data yang bisa digunakan. Proses yang sama terjadi saat data dikirimkan dari bumi ke ISS.

Pembaruan yang dilakukan meliputi arsitektur baru untuk Space Network, pemrosesan data yang lebih baik di pusat-pusat NASA, dan dari hardware seperti router di stasiun bumi. Pasalnya untuk meningkatkan sistem global, diperlukan kerja sama antara berbagai lokasi dan perusahaan.

"Kemitraan seperti ini sangat penting untuk kesuksesan kami sebagai agensi," ujar Penny Roberts pemimpin proyek upgrade ISS.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: