Sebentar lagi air laut bisa diubah jadi bahan bakar hidrogen

Para peneliti memanfaatkan elektrolisis, atau tindakan memecah air menjadi hidrogen dan gas sebagai sumber baru energi terbarukan.

Sebentar lagi air laut bisa diubah jadi bahan bakar hidrogen Source: Pexels

Para ilmuwan di Stanford University menemukan cara untuk membuat bahan bakar hidrogen dari air laut. Penemuan ini bisa membuka lautan dunia sebagai sumber energi potensial. Dilansir dari Engadget (19/3), para peneliti tersebut memanfaatkan elektrolisis, atau tindakan memecah air menjadi hidrogen dan gas, sebagai sumber baru energi terbarukan.

Tetapi cara ini memiliki beberapa tantangan, terutama karena hanya air murni saja yang dapat digunakan dalam proses tersebut. Air laut cenderung merusak sistem pemisahan air. Sayangnya air murni itu sendiri merupakan sumbar daya yang langka. Itulah sebabnya profesor kimia Stanford, Hongjie Dai dan timnya mencari cara untuk menjaga agar air garam tidak merusak perangkat yang digunakan untuk pemisahan air.


BACA JUGA

Ilmuwan berhasil temukan molekul paling awal di alam semesta

NASA temui planet seukuran Bumi

Teknologi suara ultrasonik bisa ubah pikiran hewan


Tim Stanford melapisi nikel-besi hidroksida dan nikel sulfida di atas inti busa nikel. Teknik ini pada dasarnya menciptakan penghalang yang akan memperlambat peluruhan logam yang mendasarinya. Dengan bertindak sebagai konduktor, busa nikel mengangkut energi dari sumber listrik dan hidroksida nikel-besi untuk memicu elektrolisis. Nikel berguna untuk menahan korosi air laut sehingga bermanfaat untuk proses pemecahan air laut yang berlangsung selama 12 jam.

Kita memang masih jauh dari memanfaatkan air laut sebagai sumber energi baru terbarukan. Penemuan baru ini belum dicoba selain di labolatorium penelitian Stanford University. Tetapi para ilmuwan berharap itu akan membuka jalan bagi peningkatan penggunaan bahan bakar hidrogen.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: