Peneliti di Belgia bisa ciptakan hidrogen dari panel surya

Panel masih jauh dari produksi komersial, tetapi purwarupa baru akan segera dipasang di rumah Leen Peeters, seorang insinyur yang telah mengubah rumahnya menjadi laboratorium.

Peneliti di Belgia bisa ciptakan hidrogen dari panel surya Source: KU Leuven via CleanTechnica

Para ilmuwan asal Belgia mengatakan mereka telah menciptakan panel surya yang menggunakan sinar matahari untuk membuat hidrogen hingga 250 liter sehari. Dilansir dari CleanTechnica (3/3), Profesor Johan Martens dan timnya telah mengerjakan ini selama satu dekade. Pada awalnya jumlah hidrogen yang dihasilkan sangat kecil. Tetapi dalam demonstrasi baru-baru ini pada hari berawan, pengamat dapat melihat sejumlah besar gelembung hidrogen muncul setelah panel diarahkan ke matahari.

“Ini sebenarnya kombinasi unik dari fisika dan kimia. Awalnya kami memiliki 0,1 persen hasil dan kami benar-benar harus mencari molekul-molekul hidrogen. jadi setelah 10 tahun pengembangan hasilnya semakin mambaik,” kata Johan Martens.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Modul pendarat bulan misi Chandrayaan-2 ditemukan

Ilmuwan Harvard temukan cara cetak organ secara 3D

India putus kontak dengan wahana antariksa Chandrayaan-2


Panel masih jauh dari produksi komersial, tetapi purwarupa baru akan segera dipasang di rumah Leen Peeters, seorang insinyur yang telah mengubah rumahnya menjadi laboratorium hidup di mana dia menguji dan mengevaluasi teknologi konservasi energi. Rumahnya yang terinsulasi dengan baik memiliki panel surya yang menggerakkan pemanas air tenaga surya dan pompa panas. Itu tidak terhubung ke pasokan gas alam lokal.

Jika purwarupa tersebut bekerja dengan baik di rumahnya seperti di laboratorium, lebih banyak dari mereka akan dipasang di lengkungannya dan hidrogen yang dihasilkan digunakan untuk membantu memanaskan 39 tetangga Peeters. Setiap kelebihan hidrogen dapat disimpan dan digunakan pada musim dingin.

Hidrogen sangat mudah terbakar, yang dapat membuatnya berbahaya terutama jika ada kebocoran di dalam ruang tertutup. Tetapi sang peneliti menjelaskan bahwa gas hidrogen memiliki risiko kecelakaan yang tidak lebih besar dibandingkan dengan gas alam.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: